Jumat , 17 September 2021
Depan - Headline - Jembatan Inunang, Berlantai Kayu Menunggu Mangsa
Jembatan Inunang, Kenagarian IV Koto Hilia Kecamatan Batang Kapas,Pesisir Selatan, yang berlantai lapuk (foto Niko)
Jembatan Inunang, Kenagarian IV Koto Hilia Kecamatan Batang Kapas,Pesisir Selatan, yang berlantai lapuk (foto Niko)

Jembatan Inunang, Berlantai Kayu Menunggu Mangsa

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com | Batang Kapas – Jembatan Inunang di Kenagarian IV Koto Hilia Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat sudah rusak sejak lima tahun terakhir. Warga sangat berharap agar jembatan itu segera untuk diperbaiki.

Dari pantauan Spirit Sumbar, secara fisik, tiang dan besi jembatan memang terlihat masih utuh namun bagian lantai jembatan sudah lapuk di makan usia.

“Jembatan yang sering kita lewati saban hari itu hanya beralas papan. Kinipun sudah lapuk. Bagi warga yang melewati jembatan Inunang ini harus ekstra hati-hati, jika tidak maka bahaya. Sebab ada sebagian papan yang telah bolong, akan tetapi warga masih memberanikan diri untuk melaluinya,” ujar Rega (32) salah satu pengendara yang melintasi jembatan gantung  tersebut.

Dari informasi, jembatan berlantai lapuk itu sudah ada korbannya. Dimana seorang pengendara terjatuh saat melintasi jembatan, kemudian korbanpun terjun ke sungai dan dihanyutkan oleh derasnya air sungai kala itu.

Kalau sudah ada korban, maka tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pihak terkait harus cepat tanggap dan betul – betul memberikan perhatian serius.

Ketika dikonfirmasi, Walinagari IV Koto Hilia, Kecamatan Batang Kapas, Satria Darma Putra mengatakan bahwa jembatan inunang bakal direhab pada tahun ini juga.

Pelaksanaannya dilakukan oleh dinas pekerjaan umum daerah setempat dengan memperbaiki bagian lantai jembatan yang sudah lapuk.

Kata dia, lantai jembatan gantung yang panjangnya kurang lebih seratus meter itu akan diganti dengan besi plat agar lebih kuat serta tahan lama. “Dan sebagian besi-besi itu kini sudah ada yang tiba, sekarang kita hanya menunggu proses pengerjaan perbaikannya. Jadi kita tunggu saja, semoga cepat dikerjakan “ungkap Satria.

Ia menyebutkan warga inunang sangat berharap besar jika jembatan sebagai akses penghubung antara dua kampung yakni Inunang dan Koto Tuo itu secepatnya diperbaiki.

Sebab, semakin cepat maka akan semakin baik pula. Hasil tani dan kebun masyarakat Inunang sekitar 50 KK lebih disana akan lancar dibawa dan lalu lalang jika jembatan dambaan mereka telah menjadi representatif serta tidak mengkhawatirkan lagi. (Niko).

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Supardi bersama 4 Remaja Parlemen asal Sumbar

Supardi Beri Dukungan, 4 Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung ...