Minggu , 26 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Inovasi Perumda AM Padang, Produksi Air Dalam Kemasan

Inovasi Perumda AM Padang, Produksi Air Dalam Kemasan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Padang ternyata sudah mampu memproduksi Air Dalam Kemasan. Bahkan Perumdam sudah mendapatkan izin dari BPOM dan label halal dari MUI.

Inovasi ini dilakukan untuk menambah nilai jual dari air minum yang disediakan oleh perusahaan. Namun saat ini air dalam kemasan ini belum dijual bebas ke masyarakat.

“Produksi air minum dalam kemasan masih terbatas untuk internal belum dijual bebas. Perumda Air Minum memang tidak bisa menjual karena dilarang oleh aturan. Namun kita bisa menjual dan mendistribusikan melalui koperasi,” kata Dirut PDAM Hendra Pebrizal.

Saat ini air dalam kemasan disediakan dalam bentuk gelas, kemasan 300 ml dan kemasan 1200 ml. “Nanti harganya dijual di bawah harga pasaran,” lanjut Hendra.

Selain inovasi air dalam kemasan, Perumdam juga melakukan upaya agar kualitas pelayanan semakin meningkat. Salah satunya adalah menyediakan air siap minum ke rumah rumah warga dan perkantoran.

“Kita sudah punya 180 pelanggan di Komplek Jala Utama, Kelurahan Balai Gadang sebagai proyek percontohan. Selain itu juga sudah tersedia di RSUP M. Djamil Padang, komplek perkantoran Balaikota Padang dan Kantor Pusat Perumda Air Minum,” papar Hendra Pebrizal.

Saat ini Perumdam Air Minum sudah melayani 80 persen warga Kota Padang. Untuk tahun 2021 ini ditargetkan penambahan 8000 pelanggan baru.

“Kita memliki program hibah air minum untuk 5000 warga, dengan gratis biaya pemasangan, ini bisa diurus melalui kantor lurah masing masing. Selain itu juga ditargetkan pemasangan 3000 pelanggan reguler,” jelas Mantan Dirum PDAM Padang ini.

Perumda Air Minum Kota Padang komit untuk melakukan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya adalah biaya air yang masih berada dibawah rata rata daerah lain.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Novrianto

Ughang Piaman di Padang Cari Pemimpin

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ughang Piaman di Kota Padang sambuah alah banyak e. Nah untuk menguatkan ...