Inovasi: Lokasi Banjir di Padang Panjang Berhasil Diminimalkan

oleh

Sumber banjir menurut Kabid Cipta Karya, Reynold, sebagian besar datang dari arah utara Kota Padang Panjang. Tepatnya, kolaborasi aliran air hujan dari daerah hinterland di bawah kaki Gunung Merapi dengan air hujan yang jatuh di bagian wilayah utara Kota Padang Panjang. Terus,  mengalir lewat riol/jalan raya dan lekukkan tanah ke arah tengah kota.

Dari sekitar kaki Gunung Merapi itu pula umumnya hulu dari sungai-sungai kecil yang melintasi Kota Padang Panjang ke arah selatan, yang sebagian berbelok ke timur menuju Danau Singkarak, sebagian lain ke barat menuju Batang Anai. Sebab, di tepi selatan Kota Paang Panjang terdapat Bukit Tui.

Memahami fakta itu menurut Renold, aliran air hujan dari arah utara kota itu sebelum mendekati tengah kota dicoba dibelokan ke beberapa sungai terdekat. Sebab, sungai-sungai kecil tadi cukup lebar dan dasarnya juga cukup dalam, sehingga bisa menampung/mengalirkan tumpukan air hujan yang masuk. Di antara sungai kecil dimaksud;

1.Sungai Parik Rumpang yang melintas di belakang Masjid Zuama’ Pasa Usang, Kampung

    Manggih, terus ke Batang Anai

2.Batang Bakrek-karek yang melintas di tepi barat Pasar Pusat, Kampung Manggih, terus

    membelok ke barat menuju Batang Anai

Menarik dibaca