Sabtu , 25 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Ini Para Korban Kecelakaan Maut di Bukit Langkisau
Kecelakaan Maut di tikungan puncak Bukit Langkisau dan salah seorang pasien yang dirujuk dari RSUD Painan ke RS Siti Rahmah Kota Padang. (foto : niko – Spirit Sumbar )
Kecelakaan Maut di tikungan puncak Bukit Langkisau dan salah seorang pasien yang dirujuk dari RSUD Painan ke RS Siti Rahmah Kota Padang. (foto : niko – Spirit Sumbar )

Ini Para Korban Kecelakaan Maut di Bukit Langkisau

Print Friendly, PDF & Email
Cover THE PUBLIC Edisi 27
Cover THE PUBLIC Edisi 27

Spirit Sumbar – Kecelakaan tunggal  mobil Daihatsu Xenia BA 1795 FV yang terjadi Selasa, (19/7/2016 ) pukul 08.30 Wib,  di pendakian tikungan puncak Bukit Langkisau, Painan, kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengakibatkan seorang warga asal Jogjakarta, Agustinar (53) tewas ditempat.

Baca: Bukit Langkisau Painan Makan Korban

Sementara, empat korban dalam penumpang mobil itu mengalami luka berat dan dirujuk ke rumah sakit Siti Rahmah Kota Padang.

Kepala satuan Lantas, Pesisir Selatan, AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan kecelakan tunggal itu terjadi karena mobil melaju dalam kecepatan tinggi dari atas Bukit Langkisau menuju ke arah bawah.

” Karna melaju kencang, sehingga ketika mobil itu tiba ditikungan tajam, sopir aciak (55) asal Bogor tidak dapat lagi mengendalikan kemudi. Akhirnya menabrak tebing bukit dan berguling. Akibatnya mobil itu rengsek ” kata kasat Lantas.

Dari data yang dihimpun, empat korban yang luka berat tersebut,

1. Samri Nahumar, Laki-Laki (65) asal Jawa Timur

2. Ildawati, Perempuan (65) asal Jawa Timur

3. Martina Nahumar, Perempuan (65) asal jawa Timur

4. Aciak (Sopir) Laki-Laki (55) asal Bogor.

Informasi yang didapat, rombongan tersebut ingin berwisata ke Pesisir Selatan  untuk melihat keindahan di daerah sejuta pesona itu. Yaitu tujuannya ke Puncak Langkisau, Pantai Carocok Painan dan Kawasan Mandeh.

Namun malang tak dapat dielakkan sehingga berakhir dengan peristiwa duka.

NIKO

Prev   [ 1 ]   [ 2 ]

IKLAN

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PON XX Papua 2021, Kontingen Sumbar : Papua Sangat Kondusif

SPIRITSUMBAR.com, Papua – Kondisi empat kluster kota dan kabupaten pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX ...