Senin , 27 September 2021
Depan - Pendidikan - Artikel - Implementasi Kurikulum Kondisi Khusus pada Era Pandemi Covid-19
Desi Azmarianty
Desi Azmarianty

Implementasi Kurikulum Kondisi Khusus pada Era Pandemi Covid-19

Print Friendly, PDF & Email

Dari hasil workshop yang diikuti secara virtual pada kegiatan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Matematika Propinsi Sumatera Barat pada tanggal 18 September 2020 diperoleh informasi ada beberapa langkah dalam penyusunan kurikulum darurat pada kondisi khusus.

Pertama, analisis Komptensi Dasar (KD). Pada langkah ini guru terlebih dahulu melakukan penyederhanaan terhadap kompetensi dasar. Dipilah dan dipilihlah KD yang esensial, KD yang tidak esensial dikeluarkan. Setelah itu barulah KD yang esensial diturunkan menjadi indikator pencapaian kompetensi (IPK) dan tujuan pembelajaran.

Kedua, Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 10 Desember 2019 telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 tentang penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dalam edaran tersebut dinyatakan bahwa penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada peserta didik.



Mengenai penyusunan RPP yang bersifat efisien maksudnya adalah penulisan RPP dilakukan dengan tepat dengan tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Sementara efektif, berarti penulisan RPP dilakukan dengan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sedangkan berorientasi pada peserta didik menegaskan bahwa penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan dan kebutuhan belajar peserta didik di kelas.

Apabila kita cermati Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tersebut, dari 13 (tiga belas) komponen RPP sebagaimana yang diatur selama ini dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

Untuk saat ini dalam menyusun RPP cukup memuat 3 (tiga) buah komponen inti saja yakni tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan komponen lainnya adalah pelengkap. RPP yang dibuat bisa untuk kegiatan daring maupun luring.

Ketiga, penyusunan assesment atau penilaian. Di era pandemic covid-19, untuk penilaian pembelajaran daring bisa dilakukan dengan mengunakan aplikasi digital seperti Google Form (G Form) atau Google Kuiz ( quizizz).
Keempat, penyusunan media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan pada masa pandemi adalah media pembelajaran daring dengan menggunakan fasilitas internet.

<<<Sebelumnya     Selanjutnya>>>

[ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]

Tip & Trik

loading…


Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PON XX Papua, Cricket Sumbar Optimis di Sisa Pertandingan Kelas Egthies

Jayapura – Dalam lanjutan PON XX Papua 2021, cabang olahraga Cricket di kelas Egthis, tim ...