Depan - Berita Pilihan - IKA Farmasi Unand Usung Rustian Rebut Ketua Umum
Rustam
Rustam

IKA Farmasi Unand Usung Rustian Rebut Ketua Umum

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Respon tokoh alumni terkait agenda Kongres VI IKA Unand cukup positif apalagi munculnya banyak kandidat Calon Ketua Umum (Caketum) sebelum pendaftaran calon dibuka SC Kongres.

“Bagus itu tanda geliat ber-alumni Unand terus terbangun dan menjadi positif bagi organisasi IKA Unand, ” ujar Ketua OC Kongres VI IKA Unand Insannul Kamil, Senin 7/6/2021.

Bahkan dari pantauan Juru Bicara Kongres VI IKA Unand Adrian Toaik, setelah pagi tadi IKA Fateta menjagokan Restu ‘Uncu Direktur’ Wirawan. Siang tadi IKA Farmasi pun mengusung jagoannya, yakni Dr (C) apt. Rustian M,. Kes.

Rustian di Alumni Unand tidak asing lagi. Dia sosok yang berkarir lama di Kemenkes RI, lalu BNPB kini Rustian sibuk menangani pengendalian covid-19.

Bahkan soal bantuan untuk Unand atau Sumbar di masa pandemi, Rustian termasuk yang intens melobi institusinya. Terakhir bantuan ventilator dari pusat ke Sumbar juga berawal dari lobi Rustian.

Dikonformasi soal maju Caketum di Kongres VI IKA Unand, Rustian lewat chat mengatakan wait and see.

“Tapi kalau putusan IKA Farmasi sudah clear tu dinda. Ambo satu-satu nama diusulkan IKA Farmasi untuk maju Caketum. Amanah ambo sandang dan siap menjalankannya, prinsip tetap. asal untuk kedjajaan bangsa Rustian surut berpantang, “ujar Rustian.

Bahkan Rustian lebih. maju selangkah soal maju jadi Caketum, Rustian sudah menjalankan program di IKA Farmasi dan nanti akan dimodifikasi ke IKA Unand jika amanah diberikan Kongres VI IKA Unand.

“Alhamdulillah, di IKA Farmasi sudah ambo (saya) jalankan seperti: BAY (badan amaliyah yatim) yakni menyantuni seluruh anak alumni yang orang tuanya meninggal. Mulai dari SD-perguruan tinggi. Juga, sedang membangun masjid di Fakultas Farmasi. Semoga amanah lebih besar diberikan kongres kepada ambo,”ujar Rustian. (rilis: hms/ock)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

KI Sumbar gelar bimtek dengan Mentawai

3 Komisioner KI Sumbar Keroyok PPID Mentawai

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Jarak bukan menjadi penghalang bagi Komisi Informasi Sumatera Barat ((KI Sumbar) untuk ...