
Rapat paripurna HJK Padang Panjang ke-231 di hari mantan pejabat Padang Panjang, stake holders, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. Acara kemudian dilanjutkan penyematan pin emas kepada 10 tokoh yang telah bersumbangsih kepada kota ini, seterusnya penyerahan reward pemenang MTQ Pemko, dan reward bagi anak-anak penghafal Alqur’an dari BasNas.

Kepada Spiritsumbar.com, Gubernur Mahyeldi mengungkap rasa kekagumannya kepada terutama program BazNas memberi reward kepada para hafidz. Ini program hebat dan patut dicontoh oleh daerah lain, pungkasnya.
Padang Panjang Dahulu
Kurang lengkap rasanya jika dalam moment ulang tahun tidak menoleh masa lalu. Pada 1790 M Pasar Padang Panjang, menurut peneliti Belanda Christine Dobbin sudah dikunjungi oleh pedagang dari India, China, Arab dan Eropa yang masuk pakai kuda dari pantai Padang. Tapi peran kota dagang itu kemudian surut, meski jalan mobil Padang-Bukittinggi-Solok sudah melintasinya sebelum kota ini jadi Ibukota Provinsi Sumatera West Kust pada 1837 M.