Gubernur Sumbar Paparkan Visi Misi di Sarasehan IASMA 1 Landbouw Bukittinggi

oleh

Mahyeldi juga sampaikan Sumbar memiliki kearifan lokal spasifik dengan berfalsafahkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), merupakan agenda kedua dalam RPJMD, sebagai hal yang mendasar kehidupan bagi masyarakat Sumbar.

“Dengan adanya Mesjid Raya Sumatera Barat sebagai salah satu simbol kekuatan dan potensi agama, adat, budaya, ketokohan ulama. Semuanya menyatu di dalam wadah ABS-SBK.

Alhamdulillah di kawasan mesjid Raya tersebut sudah ada kantor LKAAM, Bundo Kanduang, dan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga nantinya akan bertempat di Mesjid Raya tersebut,” harapnya.

Gubernur juga mengupas tentang potensi pertanian merupakan program unggulan yang mana 57 persen masyarakat Sumatera Barat bertani, persolan ke depan adalah agar para petani mendapat kesejahteraan yang baik dalam menjual hasil taninya.

Produksi gambir Sumbar adalah penghasil produksi gambir terbesar di Dunia, namun harga gambir belum cukup untuk meningkatkan kesahjetraan petani.

Menarik dibaca