Sabtu , 25 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Gubernur Sumbar Apresiasi Festival Bahari Rabab Pasisia
Gubernur Sumbar didampingi Anggota DPRD Sumbar Muhayatul, Wabup Pessel Rudi Hariansyah dan Forkompida Pessel saat membuka Festival Bahari Rabab Pasisia
Gubernur Sumbar didampingi Anggota DPRD Sumbar Muhayatul, Wabup Pessel Rudi Hariansyah dan Forkompida Pessel saat membuka Festival Bahari Rabab Pasisia

Gubernur Sumbar Apresiasi Festival Bahari Rabab Pasisia

Print Friendly, PDF & Email

Muhayatul : Upaya Pengembalian Memori Rabab Pasisia

SPIRITSUMBAR.com, Pesisir Selatan – Kita patut bangga kerena rabab merupakan salah satu kesenian khas Kabupaten Pesisir Selatan dan tidak ada di tempat lain.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah saat membuka Festival Bahari Rabab Pasisia di Amphitheater Sungai Nyalo, Kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, pada Sabtu (7/8/2021).

Pembukaan Festival Bahari Rabab Pasisia ditandai dengan membunyikan alat musik biola oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariansyah, dan Anggota DPRD Sumbar, Muhayatul.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan apresiasi atas terselenggara iven Festival Bahari Pesisir Selatan Rabab Pasisia ini. Menurutnya, banyak iven lain yang bisa digelar, di Kabupaten Pesisir Selatan. Terutama di Kawasan Wisata Terpadu Mandeh. Dia mencontohkan seperti pacu sampan dan lomba jet ski.

Dikatakan, khusus untuk pemenang Festival Bahari Rabab Pasisia ini akan diundang ke Istana Gubernur untuk mengisi acara provinsi. “Nanti akan kita undang untuk langsung untuk mengisi acara di gubernuran,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhayatul, menyebutkan tujuan digelar ivent Festival Bahari Rabab Pasisia, untuk mengembalikan memori masyarakat akan kesenian rabab yang sudah mulai hilang.

Muhayatul mengusulkan kepada Gubernur agar kesenian rabab dimasukkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah mulai dari SD hingga SMA. “Tentu ini bagus dikenalkan kepada generasi muda agar kesenian ini tak punah, salah satunya dengan menjadikan ekstrakurikuler di sekolah,” tuturnya.

Untuk diketahui, Festival Bahari Rabab Pasisia akan berlangsung dua hari, Sabtu – Minggu (7-8/8/2021). Kegiatan ini diikuti 20 orang perabab yang merupakan anggota Himpunan Seniman Babiola.Kegiatan ini untuk mengingatkan masyarakat kembali dan lebih memasyarakatkan Rabab sebagi Kebudayaan Daerah

Sementara itu, Wakil Bupati, Rudi Hariansyah, berterima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi. Teristimewa kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera, Muhayatul yang telah mengalokasikan dana pokok pokok pikiran (Pokir) untuk kegiatan Festival Bahari Rabab Pasisia di Pesisir Selatan.

“Saya harap kolaborasi program antara Pemerintah Sumatera Barat dan Kabupaten Pesisir Selatan terus terjalin guna mendorong upaya membangkitkan geliat kepariwisataan dan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan Wabup, kegiatan festival semacam ini sangat efektif untuk menjadi sarana promosi pariwisata, terutama di saat pandemi Covid-19 yang tak kunjung berkesudahan ini.

“Mari kita viralkan kegiatan festival di media sosial sehingga dikenal oleh wisatawan dan investor,” ajaknya.

Kegiatan ini pun dapat diaksikan secara virtual melalui platform media sosial yaitu Instagram, Facebook, Zoom App dan Youtube.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PON XX Papua 2021, Kontingen Sumbar : Papua Sangat Kondusif

SPIRITSUMBAR.com, Papua – Kondisi empat kluster kota dan kabupaten pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX ...