Minggu , 19 September 2021
Depan - Berita Pilihan - GHAS Ditutup, Nurnas Minta Aparat Harus Adil
HM Nurnas
HM Nurnas

GHAS Ditutup, Nurnas Minta Aparat Harus Adil

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Demokrat HM Nurnas mendukung aparat kepolisian dan Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar untuk melakukan penutupan terhadap kawasan GOR H Agus Salim Padang satu kali dalam sebulan, selama 5 jam.

“Makin tinggi Covid, makin teraniaya PKL.Makanya untuk tidak berlarut-larut tentunya mari kita mulai patuhi itu” ungkap Nurnas, Kamis (28/1/2021).

Namun Nurnas mengingatkan kepada pengambil kebijakan, dalam upaya menekan angka kasus positif virus corona di Sumbar yang masih belum menunjukkan penurunan kasus, harus dilakukan dengan seadil-adilnya.



Pasalnya, potensi kerumunan massa di kawasan GOR H Agus Salim tidak hanya terjadi pada pagi hari, namun juga pada malam hari.Bahkan menurutnya, kerumunan massa di malam hari tidak kalah banyak dengan kerumunan GOR H Agus Salim di hari libur.

Tidak sampai disitu, Nurnas juga meminta aparat kepolisian dan Satgas Covid-19 untuk menyisir daerah pantai yang memang menjadi salah satu kawasan yang berpotensi membuat kerumunan.
“Seharusnya GOR tidak hanya dilihat siang hari, juga harus dilihat malam hari.Selanjutnya tepi laut” imbuhnya.

Sekretaris Komisi 1 Bidang Hukum dan Pemerintahan itu mempertanyakan kinerja dari pasukan penegak Perda melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan sesuai dengan Perda Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru kepada masyarakat

“Sudahkah turun, baik Satpol PP Padang, maupun provinsi, karena kita punya Perda AKB.Dengan Perda AKB kan bisa para petugas untuk turun ke bawah mengimbau masyarakat patuh dengan 3 M” jelasnya.

Nurnas menilai, saat ini Satpol PP yang turun di malam hari ke kawasan Khatib Sulaeman, khususnya Satpol PP Padang hanya berdiam diri di satu tempat.

Seharusnya kata Nurnas, yang dilakukan oleh pasukan penegak Perda adalah mendatangi satu per satu warga yang duduk di trotoar Khatib Sulaeman, lalu memberikan informasi bahaya virus corona dan penerapan protokol kesehatan.

“Khatib Sulaeman, setiap bangku-bangku yang tersedia, tidak pernah kurang yang duduk disitu kurang dari 15 orang, itu kan juga kerumunan” tutupnya (*)

Tip & Trik

loading…


 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...