Jumat , 17 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Gebrak Level Sumbar, Pandai Sikek Makin Bersolek
Sekda Hardiman menyerahkan cindera mata kepada ketua tim penilai provinsi Mas'oed Abidin (Foto: David – Spirit Sumbar)
Sekda Hardiman menyerahkan cindera mata kepada ketua tim penilai provinsi Mas'oed Abidin (Foto: David – Spirit Sumbar)

Gebrak Level Sumbar, Pandai Sikek Makin Bersolek

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar meraih prestasi membanggakan dengan menjadi 6 besar KAN Terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Dalam menentukan menjadi terbaik tingkat Sumatera Barat, tim penilai dari Provinsi Sumatera Barat melakukan peninjauan ke Nagari Pandai Sikek, Selasa (17/5/2016).

Tim penilai berjumlah 5 orang diketuai Buya Mas’oed Abidin disambut Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Hardiman didampingi Camat Herison, Wali Nagari, ketua dan anggota KAN Pandai Sikek, SKPD dan ninik mamak serta tokoh masyarakat se Kecamatan X Koto.

Ketua KAN Pandai Sikek N. Dt. Tumangguang dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan dan terima kasih atas kepercayaan, kerjasama dan kerja keras semua pihak di Nagari Pandai Sikek sehingga prestasi menjadi 6 terbaik tingkat Sumatera Barat ini bisa dicapai. “Belum banyak yang mampu kita lakukan, namun kita sudah diberi rahmat untuk mewakili Tanah Datar, mari secara bersama kita memberi dan menampilkan yang terbaik sehingga bisa menjadi terbaik di tingkat Sumatera Barat” ujar N. Dt. Tumangguang.

N Dt.Tumangguang menambahkan, KAN Pandai Sikek sudah melaksanakan administrasi dan kerjasama yang baik dengan perangkat nagari lainnya dalam membangun nagari Pandai Sikek. “KAN Pandai Sikek membentuk dewan juri yang bertugas menyelesaikan permasalahan menyangkut sako dan pusako apabila terjadi di dalam nagari, sehingga permasalahan tidak sampai ke tingkat lebih tinggi dan apalagi ke jalur hukum” ujar N Dt. Tuamangguang.

Senada dengan itu, Wali Nagari Pandai Sikek Alfiar Dt. Tunaro Nan Balimau Sundai menyampaikan, semenjak KAN membentuk dewan juri, tugas bidang sako dan pusako ditangani langsung oleh KAN. “Sehingga tentu saja membantu pemerintah nagari dalam menghadapi permasalahan timbul dalam nagari khususnya di bidang adat,” ujar Alfiar.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar dalam sambutan dibacakan Sekretaris Daerah Hardiman menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keberhasilan nagari Pandai Sikek mewakili Tanah Datar dalam lomba KAN tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2016. “Semoga prestasi yang diraih ini juga memotivasi KAN lainnya yang ada di Kabupaten Tanah Datar, terutama dalam meningkatkan kinerja dan kerjasama dengan perangkat nagari lainnya dalam melaksanakan pembangunan” terang Hardiman.

Lebih lanjut Hardiman menyampaikan, KAN Pandai Sikek yang mewakili Tanah Datar tahun ini memang mempunyai kelebihan, terutama dibidang layanan administrasi. “dewan juri yang dibentuk KAN Pandai Sikek dirasakan memang membantu pemerintah nagari dalam mengatasi permasalah sako dan pusako, tentu ini diharapkan juga bisa dijadikan contoh bagi KAN di nagari lain” ujar Hardiman.

Sekda Hardiman menambahkan, dalam kunjungan tim penilai diharapkan semua pihak di Nagari Pandai Sikek memanfaatkan kunjungan tersebut. “tim penilai bukan hanya datang untuk menilai saja, namun tentu memberikan masukan-masukan dan tambahan ilmu untuk meningkatkan KAN itu sendiri” harap Hardiman.

Sementara itu ketua tim penilai Provinsi Sumbar Mas’oed Abidin menyampaikan Nagari Pandai Sikek menjadi 6 besar KAN terbaik. “KAN Nagari Pandai Sikek masuk 6 besar dan menjadi nominasi menjadi terbaik tingkat Sumatera Barat, dan itulah alasan tim penilai turun ke lapangan untuk meninjau KAN ini” ujar Buya Mas’ud Abidin.

Setelah menerangkan panjang lebar tentang peranan KAN dan ninik mamak di nagari dan masyarakat, Mas’oed Abidin mengharapkan kepada seluruh ninik mamak dan KAN itu untuk mempertahankan terobosan yang dilakukan, karena itu menyangkut kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat di Nagari Pandai Sikek itu sendiri.

DAVID

Edisi 22/Th. III (Terbit Tiap Senin)
Edisi 22/Th. III (Terbit Tiap Senin)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Supardi bersama 4 Remaja Parlemen asal Sumbar

Supardi Beri Dukungan, 4 Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung ...