Depan - Berita Pilihan - Fraksi BPB DPRD Pessel Minta Pemkab Minimalisir Silpa
Penandatanganan MoU Perda Trantib
Penandatanganan MoU Perda Trantib

Fraksi BPB DPRD Pessel Minta Pemkab Minimalisir Silpa

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Fraksi Bintang Perjuangan Bangsa (BPB) meminta Pemkab Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk dapat meminimalisir lagi Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa), karena dalam laporan Tahun Anggaran 2015 angkanya terkesan cukup besar.

“Silpa terkesan cukup besar, dan ke depannya Pemkab harus bisa meminimalisirnya,” kata Alkisman Nurman, Juru Bicara Fraksi BPB, Jumat (22/7/2016).

Baca juga: Sebulan Pasca kebakaran, Disnawati Hanya Bisa Meratapi Nasib

Perihal ini dikemukakan dalam Rapat Paripurna tentang Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Pessel terhadap Nota Ranperda RPJMD Tahun 2016-2021 dan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2015, di Gedung Pertemuan setempat.

Fraksi BPB juga menyebut kalau anggaran belanja masih terdapat kesenjangan, dimana belanja aparatur masih tinggi dibanding belanja lainnya.

Dalam laporan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2015, terang Alkisman, SiLPA mencapai angka Rp156,3 Miliar. “Besarnya SiLPA tersebut dikarenakan masih adanya keterlambatan pekerjaan,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Pessel, Hendrajoni menerangkan, belanja daerah di Tahun 2015 Rp1,359 triliun, dengan realisasi pencapaian 85,70 Persen.

Hal ini dijelaskan dalam Rapat Paripurna DPRD tentang Penyampaian Nota Ranperda RPJMD Kabupaten Pesisir Selatan 2016 – 2021 dan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2015 di Gedung Pertemuan Pemkab setempat, Kamis (21/7/2016).

Pada Tahun Anggaran 2015, Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp1,587 triliun. Sedangkan realisasi sebesar Rp1,359 triliun. “Dari data ini, diketahui kalau realisasi belanja sebesar 85,70 persen,” katanya.(kt)

Selanjutnya: Kepemilikan Saham Diminta Lebih Transparan

Sebelumnya   [ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]   Selanjutnya

Cover Edisi 18 Tahun III/5-11 April 2016
Cover Edisi 18 Tahun III/5-11 April 2016

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bertekad Tetap Informatif, Pessel Gelar Bimtek Pemeringkatan untuk PPID Pembantu

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Agenda besar tahunan yang dilakukan oleh PPID Utama Kabupaten Pesisir Selatan (Kab.Pessel) ...