Jumat , 17 September 2021
Depan - Pariwisata - Hiburan - Festival Randai Untuk Mendukung Semangat Anak Nagari
Randai - ilustrasi
Randai - ilustrasi

Festival Randai Untuk Mendukung Semangat Anak Nagari

Print Friendly, PDF & Email

Melihat besarnya animo masyarakat untuk kembali menggeluti kesenian tradisional khususnya Randai, Dinas Pariwisata Kota Sawahlunto berancang-ancang akan menggelar Festival Randai dari tingkat kota hingga tingkat Provinsi di tahun 2016 ini.

Efrianto, MSi Kepala Dinas Pariwisata Kota Sawahlunto mengungkapkan bahwa Festival Randai yang telah dijadwalkan pada 30 Mei untuk tingkat kota dan festival tingkat Sumbar pada 1-4 September mendatang ini ditujukan untuk mendukung semangat anak nagari menjadikan kesenian tradisional sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

“Saat ini di Sawahlunto kami melihat semangat masyarakat untuk menggeluti kesenian randai semakin tinggi, grup-grup randai yang dipelopori oleh masyarakat tumbuh seperti jamur di musim hujan” ujar Efriyanto.

“Berbeda dengan kondisi beberapa tahun terakhir, di masing-masing nagari terdapat hanya satu kelompok randai, bahkan ada juga nagari, yang kelompok randainya sempat mati suri. Sedangkan saat ini di satu nagari saja bisa ada lebih dari 2 kelompok randai” lanjut Kepala Dinas Pariwisata ini saat berbincang dengan kalangan pers kota Sawahlunto.

Dengan festival Randai tingkat kota dan tingkat Sumbar sebagai wadah apresiasi, Pemerintah berharap pelaku seni tradisi semakin termotifasi untuk eksis dan terus berkembang kreatif, tak tertindas proses modernisasi, dan kesenian tradisional nagari semakin dikenal sebagai jati diri orang Minangkabau.

Syafrisyam (22) pendiri grup Randai Tapian Janiah kenagarian Lunto mengatakan wadah yang disediakan Pemerintah kota berupa kesempatan tampil pada berbagai iven menjadi motifasi yang besar bagi pelaku kesenian tradisional untuk terus berkarya.

Ia mengakui saat ini motifasi masyarakat khususnya generasi muda untuk mengakrabi randai memang meningkat. Di desanya Lunto, telah terbentuk 1 grup randai remaja dan 1 grup randai anak-anak serta grup tari tradisi yang anggotanya lebih dari 50 orang.

Alumnus Universitas Andalas ini juga mengungkapkan animo menggeluti randai tidak hanya muncul dari masyarakat nagari, tetapi juga dari kalangan pelajar. Saat ini seniman muda ini selain melatih grup randai desa, ia juga tengah melatih grup randai yang anggotanya berasal dari pelajar SMAN 1 Sawahlunto dan SMKN 2 Sawahlunto.(rni)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Family Gathering TKSI Sumbar

Family Gathering TKSI Sumbar Menggelora di Mega Mendung

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Lautan massa menggunakan minibus tumpah ruah membanjiri komplek objek wisata Mega Mendung ...