Jumat , 17 September 2021
Depan - Info Terkini - Fakta Menarik Nil Maizar dan Jafri Sastra
Reaksi Nilmaizar dan official Semen Padang FC lainnya, saat merayakan kemenangan kontra PSM Makasar
Reaksi Nilmaizar dan official Semen Padang FC lainnya, saat merayakan kemenangan kontra PSM Makasar

Fakta Menarik Nil Maizar dan Jafri Sastra

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Jelang pertarungan Semen Padang FC kontra Persipura Jayapura dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, di Stadion H. Agus Salim Padang, Sabtu (14/5/2016) adu taktik tak terelakkan.

Pelatih SPFC Nil Maizar meminta anak asuhnya fokus saat berhadapan dengan tim Mutiara Hitam. Meski bermain di markas sendiri, Nil Maizar sangat mewaspadai pemain Persipura yang dikenal memiliki kecepatan. “Semua pemain Persipura harus di waspadai. Persipura dulu dengan yang sekarang sama saja. Sama bagusnya,” ujar Nil Maizar.

“Jika ingin menang, kita tidak boleh lengah saat menghadapi Persipura nanti,” kata pelatih asal Payakumbuh itu, pada wartawan Kamis (12/5/2016).

Nil Maizar mengatakan, seluruh pemain dalam kondisi siap dan tidak ada yang cedera. Hanya saja, Novan Setya Sasongko yang mendapatkan kartu merah saat laga dengan Persija tidak bisa tampil. Namun, Nil tidak risau, karena di posisi Novan masih ada Satrio Syam dan Novrianto.

Sementara, Jafri Sastra menegaskan anak asuhnya siap tempur. Menurut eks pelatih Semen Padang tersebut, tak ada anak buahnya yang cedera atau terkena akumulasi kartu. “Kalau yang cedera ringan, sakit sedikit memang ada. Namun, Insya Allah mereka semua bisa bermain pada pertandingan besok. Persiapan kita menghadapi Semen Padang telah kita lakukan sejak setelah laga lawan Bali United,” ujar Jafri Sastra.

Adapun fakta menarik dari pertandingan ini merupakan adu gengsi dua pelatih asal Padang, Nil Maizar dan Jafri Sastra. Menariknya, Jafri Sastra sebelumnya adalah Pelatih Semen Padang FC yang digantikan Nil Maizar.

Padahal, Jafri Sastra berhasil membawa Semen Padang FC ke babak perempat-final Piala AFC 2013, serta delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014. Setelah terdepak dari Tim Kabau Sirah, julukan Semen Padang, Jafri Sastra menukangi Mitra Kukar.

Final Piala Jenderal Soedirman adalah awal, adu strategi bergengsi antara dua pelatih yang sama sama berasal dari Payakumbuh ini. Namun dalam laga pamungkas ini, Jafri Sastra yang menukangi Mitra Kukar berhasil mengalahkan anak asuh Nil Maizar, Semen Padang FC dengan skor 2-1.

Fakta lain, Anak asuh Nil Maizar seperti identik dengan hukuman kartu dalam setiap pertandingan. Malahan, pada pertandingan terakhir menghadapi Persija Jakarta, giliran Novan Setya Sasongko yang dihadiahi wasit kartu merah. Hal sama terjadi saat final Piala Jenderal Sudirman, walau sudah unggul di babak pertama. Akibat kartu merah yang diterima Yu Hyun Koo, Semen Padang pun kandas ditangan anak asuh Jafri Sastra.

Namun, belakangan nasib Jafri Sastra juga belum beruntung dalam menukangi Persipura Jayapura. Dalam dua kali main di kandang sendiri, Anak asuh Jafri Sastra hanya mampu mengantongi poin dua. Persipura dipaksa bermain imbang lawan Persija Jakarta dan Bali United.

DATUAK

Edisi 22/Th. III (Terbit Tiap Senin)
Edisi 22/Th. III (Terbit Tiap Senin)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Supardi bersama 4 Remaja Parlemen asal Sumbar

Supardi Beri Dukungan, 4 Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung ...