Sabtu , 25 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Fadly Amran Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Setelah Pandemi
Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano
Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano

Fadly Amran Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Setelah Pandemi

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Upaya kontribusi Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) Sumatera Barat (Sumbar) dalam pemulihan ekonomi, dilandaskan pada koordinasi dengan ketua-ketua DPD se-Sumbar. Untuk melahirkan program kerja jangka pendek

Hal itu dikatakan Ketua DPW Gebu Minang Terpilih, Fadly Amran usai terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) beberapa waktu lalu.

Dia menyatakan organisasi Gebu Minang, yang dipimpinnya itu, akan menghimpun dan membina potensi masyarakat Minang. Baik di perantauan maupun yang berada di kampung halaman.

Perioritasnya, bidang ekonomi dan budaya di masa mendatang, bisa berkembang dalam rangka pemulihan ekonomi nasional umumnya dan Sumbar khususnya.

Selanjutnya, Fadli berpesan, agar orang Minangkabau baik di ranah maupun dirantau, bisa memanfaatkan berbagai kesempatan dalam pembangunan ekonomi kecil, menengah dan besar, di masa pandemi ini.

Ia berharap, orang Minangkabau dimana pun berada, agar tetap bisa bekerjasama dan menjaga marwahnya. “Pertahankan profesi sebagai pedagang. Tetap solid dan sama-sama berusaha agar tetap bertahan meski di musim sulit ini. Kita tetap berusaha mencapai tingkat kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Selain itu, Fadly yang saat ini menjabat Walikota Padang Panjang, itu mengucapkan terima kasih atas amanah yang percayakan kepadanya. “Insya Allah sekuat tenaga ke depannya kita akan jadikan DPW Gebu Minang menjadi lebih maju lagi,” ucap Fadly.

Ia berkomitmen, menyusun pengurus DPW Gebu Minang Sumbar dan mempersiapkan pelantikan pengurus dalam waktu dekat.

Menurut Firdaus Ilyas dan Dian Anggraini Oktavia selaku panitia, Gebu Minang Sumatera Barat periode 2021 -2026 ini akan dilantik 17 September mendatang.

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PON XX Papua 2021, Kontingen Sumbar : Papua Sangat Kondusif

SPIRITSUMBAR.com, Papua – Kondisi empat kluster kota dan kabupaten pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX ...