Beranda - Sumbar - Dharmasraya - Edarkan Narkoba, Oknum Pelatih Tenis Meja Dicokok Polisi

Edarkan Narkoba, Oknum Pelatih Tenis Meja Dicokok Polisi

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Dharmasraya –
Dunia olahraga tercoreng oleh seorang oknum pelatih cabang olahraga (Cabor) tenis meja di Kabupaten Dharmasraya ditangkap oleh Anggota Satresnarkoba Polres Dharmasraya dalam dugaan memakai dan mengedarkan barang haram narkoba jenis shabu di daerah Jorong Sungai Kemuning Nagari Sungai Rumbai Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Iptu Rajulan Harahap. SH pada senin malam kemaren (27/8/2020)

Dengan adanya penangkapan seorang oknum pelatih Cabor tenis meja di kabupeten Dharmasraya dibenarkan oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, S.Ik. MT.melalui Kasatresnarkoba Iptu Rajulan Harahap. SH saat di temui diruangannya pada Selasa (28/7/2020) membenarkan penangkapan tersebut.

“Senin malam kemaren, kami telah mengamankan seorang pemuda yang berinisal DMP 45 tahun, dalam pengakuan pelaku adalah pelatih Cabor tenis meja di Kabupaten Dharmasraya,” ujarnya.

Kronologis berawal dari laporan masyarakat tentang adanya transaksi narkotika jenis shabu, di Jorong Sungai Kemuning Nagari Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya.

“Dengan adanya informasi tersebut anggota kami Satresnarkoba Polres Dharmasraya melakukan penyilidikan, terhadap seorang pelatih Cabor tenis meja di Kabupaten Dharmasraya. Ternyata memang benar sekali dari tangan pelaku ini ditemukan barang bukti narkoba jenis shabu. Diantaranya, 1 paket sedang narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan plastik bening, 1 paket kecil narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan plastik bening,“ ujarnya.

Berikutnya, 1 unit timbangan digital merk 8GB. Kemudian, 1 buah korek api gas dan 1 buah gulungan timah rokok. Selanjutnya, 45 buah kaca pirek lengkap dengan penutupnya dan 1 botol kemasan lasegar sebagai alat hisab shabu.

Setelah diamankan pelaku tersebut, kita bawah ke Labor kesehatan Dharmasraya untuk di lakukan tes urine ternyata pelaku ini positif memakai nartkotika jenis shabu, Kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Dharmasraya untuk pengusutan lebih lanjut untuk membertanggung jawab kan perbuatan pelaku, dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 112, 114 dan 127. Dimana, ancaman hukumannya di atas sepuluh tahun penjara,” ujarnya (eko)

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

MTsN 4 Pasaman Gelar Lokakarya

Spiritsumbar.com, Pasaman – Guna meningkatkan kompetensi pegawai dan guru, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Pasaman, ...