Senin , 27 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Dugaan Penistaan Agama di Soal Ujian, Disdik Minta Maaf
Zulkisar
Zulkisar

Dugaan Penistaan Agama di Soal Ujian, Disdik Minta Maaf

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Kabupaten Solok – Pembuatan soal ujian bidang study Agama Kecamatan Junjung Sirih menuai masalah. Soal ujian itu telah melukai hati umat Islam karena dinilai ada unsur penistaan agama.

Lantaran itu,Dinas Pendidikan–Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Solok memohon maaf kepada masyarakat, atas kesalahan dan kelalaian tim pembuat soal ujian tersebut. Menurutnya, tidak ada niat sama sekali dari tim pembuat soal untuk melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disdikpora Zulkisar, S. Pd., MM sewaktu jumpa pers di ruang pertemuan Disdikpora Kab. Solok, yang dihadiri oleh Kabid Pendidikan Dasar Dafrizal, S. Pd., Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Junjung Sirih Gusni Lendra, SH.,



Tim Pembuat dan Tim Editor Soal Ujian Kec. Junjung Sirih, Ketua MUI Kab. Solok Drs. Elyunus, SH., Sp.N beserta rombongan, Sekretaris MUI Kec. Junjung Sirih, Kasi Pendidikan Islam Kandepag Kab. Solok, Tokoh Masyarakat, Polres Kab. Solok dan wartawan, (12/12/2019).

Artikel Lainnya

loading…


Kepala Disdikpora mengatakan, Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Junjung Sirih melaksanakan ujian pada hari Senin (9/12/2019) dan masalah ini terkuak hari Rabu (11/12/2019), ketika salah satu akun media sosial facebook muncul potongan kertas ujian untuk siswa kelas IV SD yang bertulisan, Di bawah ini yang merupakan sikap Nabi Muhammad SAW yang tidak patut kita teladani adalah …. A. malas belajar B. mengerjakan tugas sekolah C. menjaga nama baik guru dan sekolah D. menjaga nama baik orang tua, viral dan menjadi berita di sejumlah media online.

Lalu berita tentang soal ujian kelas IV SD tersebut ramai diberitakan oleh sejumlah media online dan menimbulkan sikap pro dan kontra ditengah masyarakat karena dianggap telah melecehkan Nabi Muhammad SAW.”

Menurut Zulkisar, begitu mendapat telpon dari berbagai pihak, dia langsung memanggil seluruh pihak yang terkait dengan pembuatan soal tersebut ke dinas, untuk dimintai keterangan tentang masalah itu. Dari hasil pertemuan itu diperoleh kesimpulan.

Halaman Selanjutnya >>>>

[  1  ]   [  2  ]

 




 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PT. X Dareh Group dan Polres Dharmasraya Gelar Gerai Vaksinasi Presisi Polri

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam pelaksanaan program pemerintah tentang Vaksinasi, PT. X Dareh Group bekerjasama dengan ...