Depan - Berita Pilihan - Dugaan Pelanggaran, Pilkada Solok Selatan Berujung di MK

Dugaan Pelanggaran, Pilkada Solok Selatan Berujung di MK

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Dari 5 kasus Pilkada di Sumbar yang masuk gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK), satu diantaranya adalah kasus Pilkada Bupati dan wakil Bupati Solok Selatan yang telah digelar sidang perdana Kamis (9/1). Sedang perdana mendengarkan laporan dari pihak pelapor melalui kuasa hukumnya.

Paslon Bupati dan wakil Bupati nomor 2, Khairunas – Edi Susanto yang melaporkan terkait telah terjadi dugaan pelanggaran Pilkada oleh paslon Bupati dan wakil Bupati nomor 1 Muzni Zakaria – Abdul Rahman.

Gugatan yang disampaikan paslon Bupati dan wakil Bupati Khairunas – Edi Susanto terhadap dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan paslon Bupati dan wakil Bupati Muzni Zakaria – Abdul Rahman. Diantaranya, banyak wajib pilih yang tidak menerima surat panggilan C.6 dari KPU untuk menceblos di TPS. Juga , telah terjadi dugaan money politic oleh paslon nomor 1, kampanye hitam pengerahan PNS serta pejabat jadi tim sukses.

“Dugaan pelanggaran paslon nomor 1 yang dibacakan PH pelapor pada sidang perdana di MK diantaranya, banyak pemilih tidak mendapatkan surat panggilan untuk memilih di TPS, dugaan politik uang, kampanye hitam dan pengerahan PNS. Gugatan pelapor itu akan dijawab pada sidang lanjutan tanggal 12 Januari 2015 mendatang,“ kata Muzni Zakari dalam pesan singkatnya kepada Koran ini.

Ketua KPU Solok Selatan Isyuliardi Maas selaku terlapor yang dihubungi Koran ini via telpon genggamnya Kamis (9/1) untuk konfirmasi, namun tidak diangkatnya dan HP nya selalu nada sibuk. Ada kemungkinan dia lagi sibuk mempersiapkan jawaban pelapor bersama KPU Sumbar menghadapi sidang Pilkada lanjutan di MK tanggal 12 Januari 2016 mendatang.

A. JALINUS – ARUN

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Hj. Nevi Zuairina

Holdingisasi PLTP Dibawah PGE, Nevi Zurairina : Ini Tidak Tepat, Harusnya Induk Holdingnya PLN

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Anggota DPR RI Komisi VI, Hj. Nevi Zuairina menyikapi niat pemerintah untuk ...