Senin , 27 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Dua Wanita Terlibat Pembunuhan Nenek Dahniar 85 Tahun
Motor second yang dibeli dari hasil penjualan emas milik Nenek Dahniar
Motor second yang dibeli dari hasil penjualan emas milik Nenek Dahniar

Dua Wanita Terlibat Pembunuhan Nenek Dahniar 85 Tahun

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Padang Panjang – Dalam rentang waktu 5 pekan, Tim Operasional Polres Padang Panjang berhasil menangkap 4 orang tersangka pencurian dengan tindak kekerasan (curas), yang berujung kematian terhadap nenek Dahniar( 87). Terjadi di Tapan, Jorong Sawah Diujuang, Nagari Batipuh Ateh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Seperti dirilis Kapolres Padang Panjang, AKBP Apri Wibowo,SIK pada grup whatsapp Humas Polres Padang Panjang, Sabtu,31/10/2020, dua dari 4 orang tersangka adalah wanita ibu rumah tangga. Sedangkan, 2 orang pria yang seharinya bekerja sebagai sopir.

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat pada Jumat, 30/10/2020 sekitar pukul 00.15 Wib. Bahwa ada 3 orang yang terlibat dalam tindak pidana Curas yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar. Namun termasuk wilayah hukum Polres Padang Panjang dengan Nomor :LP/22/IX/Ren.4.2/2020/SPKT 1/Polsek Batipuh.



Ketiganya adalah J ( umur 32 tahun, suku Minang, IRT), HM (umur 33 tahun, suku Minang, Sopir ) dan MN (umur 38 tahun, suku Minang, IRT). Setelah itu tim operasional dari Polres Padang Panjang melakukan pencarian. Hingga menemukan mereka di sebuah rumah, kawasan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, sekitar 9,5 km dari TKP pembunuhan.

Tiga orang yang tidak terikat tali kekeluargaan itu kemudian dibawa ke Mapolres Padang Panjang untuk diintrogasi. Kepada Tim Opsnal mereka mengaku terlibat dalam tindak pidana curas tersebut. Tapi bukan pelaku pembunuhan, melainkan sebagai informan keadaan dan keberadaan sang nenek. Bila waktunya sang target seorang diri di rumah dan lainnya.

Keterangannya kepada polisi, sebagai eksekutornya adalah PW (20 tahun) suku Minang, pekerjaan sopir, alamat Malalak, Kecamatan Malalak Timur, Kabupaten Agam ), serta seorang lagi initial O.

Selanjutnya >>>

 

Tip & Trik

loading…


Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PT. X Dareh Group dan Polres Dharmasraya Gelar Gerai Vaksinasi Presisi Polri

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam pelaksanaan program pemerintah tentang Vaksinasi, PT. X Dareh Group bekerjasama dengan ...