Pupuk diambil Doni dari Gudang Pupuk Banggar Koto Tuo Padang Luar Bukittinggi lalu diangkut melalui Kota Payakumbuh untuk dijual ke Ujung Batu, Provinsi Riau.
Pelaku membeli pupuk tersebut perkarung dengan harga Rp. 160 Ribu, lalu dijual seharga RP. 180 Ribu. Padahal harga enceran tertinggi (HET) satu karung hanya Rp 115 ribu.
Tip & Trik
loading…
Selanjutnya>>> Mafia Jual Pupuk Bersubsidi Jatah Bukittinggi ke Riau