Minggu , 29 November 2020
Beranda - Berita Pilihan - Dituduh Anak PKI, Nasrul Abit : Semoga Allah Mengampuni Dosa Tukang Fitnah
Nasrul Abit ninik mamak Sijunjung
Nasrul Abit ninik mamak Sijunjung

Dituduh Anak PKI, Nasrul Abit : Semoga Allah Mengampuni Dosa Tukang Fitnah

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpanya. Pribahasa ini sangat cocok disematkan pada Nasrul Abit.

Tak bisa dipungkiri, berbagai fitnah datang silih berganti menjatuhkan kredebilitasnya. Namun, tak satupun isu murahan tersebut yang bisa dibuktikan. Malahan, semua berakhir pada permintaan maaf dari si penyebar fitnah.

Beberapa isu murahan itu, antara lain, Nasrul dituduh memakai ijazah palsu dan difitnah sebagai anak PKI. Tragisnya, tak mampu menciptakan fitnah pada Nasrul Abit, berbagai isu murahan itu, juga dialamatkan isterinya.



Difitnah sebagai anak PKI merupakan isu miring terbaru yang menyerang Nasrul Abit. Isu itu dimuat oleh situs berita Akurat.co pada Jumat (9/10/2020). Pimpinan Umum Akurat.co, Afriadi, menghapus berita itu dan meminta maaf atas kesalahan redaksinya.

Nasrul Abit selalu membantah isu miring yang merundungnya. Tidak hanya membantah, ia menyertakan bukti dalam tiap bantahannya. “Anak PKI dari mana?” kata calon Gubernur Sumatra Barat itu, Selasa (20/10/2020).

Menurut Nasrul Abit, tuduhan dirinya anak PKI itu tidak masuk akal karena ia pegawai negeri sipil (PNS). Ia mengawali karirnya sebagai PNS di Lampung. Pada tahun 1970-an mustahil seorang yang punya garis keturunan PKI bisa lolos seleksi PNS karena masa itu adalah masa Orde Baru.

Selain itu, Nasrul Abit juga sudah lama menjadi datuk dengan gelar Datuak Malintang Panai. Oleh sebab itu, ia mengajak siapa pun agar tidak menyebar berita bohong, fitnah, dan ujaran kebencian. “Masyarakat sudah cerdas. Jangan lagi dicekoki dengan berita-berita fitnah seperti itu,” ujarnya.

Nasrul Abit menyampaikan bahwa saat ini merupakan waktu bagi peserta pilkada untuk menjual ide, mengadu gagasan, dan visi misi. Setelah itu, biarkan masyarakat yang menilai calon yang akan mereka pilih dalam pemungutan suara nanti. “Saya tidak pernah memfitnah orang lain. Bahkan ketika diberitakan yang tidak-tidak, kadang-kadang saya diam saja,” ucapnya.

Secara pribadi, Nasrul Abit mengaku memaafkan orang-orang yang memfitnahnya. Ia juga mendoakan agar siapa saja yang menyebarkan berita bohong tentangnya diampuni dosanya oleh Allah. “Saya diajarkan agama oleh orang tua saya dan tidak boleh dendam. Saya doakan mereka diampuni Allah,” katanya.

Tip & Trik

loading…


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin dalam kegiatan FGD dengan tema "Implementasi Peran dan Tugas DPD RI Dalam Rangka Pemantauan dan Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah" di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah

Mahyudin: DPD RI Punya Peran Strategis Dalam Pembentukan Hukum Pusat dan Daerah

SPIRITSUMBAR.COM, Kalimantan Tengah – Wakil Ketua DPD RI Mahyudin mengatakan DPD RI memiliki peran yang ...