Beranda - Berita Pilihan - Dituding Otak Pencemaran Nama Baik, Indra Catri Sampaikan Klarifikasi
Indra Catri
Indra Catri

Dituding Otak Pencemaran Nama Baik, Indra Catri Sampaikan Klarifikasi

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Surat permintaan maaf, ES terhadap Ir. H. Mulyadi beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Karena, dalam surat itu ES ikut menyeret Bupati Agam, Indra Catri dan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Agam Martias Wanto.

ES yang merupakan Mantan Kabag Umum Setdakab Agam telah ditahan Polda Sumbar terkait postingannya di media sosial yang diduga melanggar undang undang ITE. Dalam penahanan, dia  menulis surat permintaan maaf pada Mulyadi.

Indra Catri jelas tak terima dengan tudingan tanpa dasar tersebut. Menurutnya, sejak beberapa hari yang lalu dirinya diminta para pendukung dan pengacara untuk melakukan press converence ini.



“Tapi Saya menolak. Karena saya khawatir akan terjebak dalam polemik yang kontra produktif. Bahkan bisa-bisa dituding memframing persepsi publik terhadap kasus Akun Mar Yanto yang saat ini sedang disidik oleh Pihak Kepolisian,” ujar Indra Catri didampingi pengacaranya Ardyan dari Kantor Advokat dan Konsultan Ardyan Rianda Seprasia & Partners pada pers pada  salah satu rumah makan di Padang, Ahad (5/7/2020).

Tapi ujarnya, setelah melihat demikian viralnya berita tentang peristiwa permintaan maaf ES terhadap Ir. H. Mulyadi beberapa hari ini, maka ada baiknya juga menyampaikan beberapa hal kepada publik agar mendapatkan berita yang relatif berimbang.

Sekaligus menjawab kerisauan yang kini timbul ditengah tengah masyarakat Kabupaten Agam atas tuduhan yang dialamatkan pada bupati dan sekretaris daerahnya. “Termasuk pula untuk mengurangi tekanan terhadap diri saya , para simpatisan, serta pendukung Saya,” ujarnya.



Berikut pernyataan Indra Catri melalui kuasa hukumnya, Ardyan, Rianda Seprasia & Partners sehubungan dengan beredarnya pemberitaan di berbagai media masa tentang Permohonan Maaf dan Surat Pernyataan dari Sdr. ES kepada Ir. H. Mulyadi tanggal 30 Juni 2020 yang mengaitkan kliennya Indra Catri selaku Bupati Agam sebagai Atasan yang memerintahkan memposting foto-foto serta tulisan dalam akun facebook Mar Yanto :

  1. Saya menghormati hak dari Sdr. Eri Syofiar yang meminta maaf atas perbuataanya kepada Ir. H. Mulyadi. Namun Saya sangat menyesalkan dalam Surat Pernyataan dan Surat Permohonan Maaf tersebut menuduh Saya dan Bapak Martias Wanto sebagai atasan beliau yang memerintahkan dan menyutujui untuk melakukan perbuatan tersebut.
  2. Bahwa tuduhan yang ditujukan pada Kami tersebut, merupakan pernyatan yang tidak berdasar fakta hukum karena kasus ini sedang dalam proses Penyidikan oleh Kepolisian RI di Polda Sumbar.
  3. Tuduhan pada Kami yang disampaikan ES dalam Surat Permohonan maaf dan Surat Pernyataannya belum layak untuk disampaikan ke publik karena kasus ini masih dalam proses penyidikan. Saya pun merasa tidak etis untuk mengomentari apa yang masih dalam proses penyidikan tersebut.
  4. Bahwa sebagai warganegara yang baik, patuh dan kooperatif terhadap hukum dan penegakan hukum, Saya telah memenuhi panggilan Kepolisian Negara RI untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut.
  5. Bahwa Saya mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan senantiasa menghormati asas perduga tak bersalah (presumption of innocence).
  6. Langkah selanjutnya terhadap tuduhan Sdr. ES kepada Saya, sepenuhnya Saya serahkan kepada Penasihat Hukum/Kuasa Hukum yang telah Saya tujuk.
  7. Oleh karena itu, Saya mengajak kepada semua pihak khususnya warga Kabupaten Agam, simpatisan, dan pendukung Saya dimanapun berada untuk selalu bersabar dan menahan diri. Marilah kita hormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini.

Tip & Trik

loading…


Selanjutnya>>>  Indra Catri : Saya Tidak Mau Berpolemik

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Gedung Telkom Pakanbaru Terbakar, Jaring Telkomsel Menghilang

Spiritsumbar.com, Padang – Pelanggan Telkomsel panik sejak, Senin (11/8/2020) siang. Malahan, tak sedikit yang kecewa, ...