Depan - Berita Pilihan - Diskusi dengan JPS, Deri Asta : Pers Penting Branding Wisata Sawahlunto

Diskusi dengan JPS, Deri Asta : Pers Penting Branding Wisata Sawahlunto

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Sawahlunto – Walikota Sawahlunto, Deri Asta sambut rombongan Jaringan Pemred Sumbar di ruang tamu nan asri Rumah Dinas Walikota Sawahlunto, 10/7/2021.

Pertemuan dipandu Kabag Humas Pemko Rita dan diperankan oleh Pimpinan Padang FM Jadual Jalal dan Pemred forumsumbar.com Isa Kurniawan.

Deri dalam sambutannya secara lugas mengatakan Sawahlunto besar karena ada sahabat pers.

“Bertemu silaturahim dengan JPS hari ini bagi ambo ndak tatampuang jo tapak tangan jo niro ambo tampuang, “ujar Deri.

Sinergis dengan pers adalah penting, apalagi Sawahlunto kota wisata.

“Ketika kita komit sawahlunto kota wisata, maka medialah yang kami harapkan untuk berkreasi membranding dan memboomingkan sawahlunto kota wisata, apalagi tambang batubara ombilin 2019 ditetapkan Unesco sebagai warisan budata dunia, “ujar Deri.

Sawahlunto itu adalah tempat praktek revolusi industri dulu, sehingga itu kota ini menjadi warisan budaya dunia ditetapkan Unesco.

Sawahlunto punya listrik sebelum negeri lain berlistrik. Kota ini punya rumah sakit dan punya moda transportasi kereta api lebih dulu dari daerah lain. Semua itu menghidupkan Sumatera bagian tengah waktu itu.

“Lebih dulu maju dan peradaban di Sawahlunto dulu itu ditetapkan sebagai Kota Warisan Budaya Dunia diakui Unesco 2019 lalu,” ujar Deri yang menjadikan Sawahlunto Kota Wisata Tambang.

Sawahlunto ini kata Deri adalah Bhineka Tunggal Ika sebelum Republik Indonesia ada.
“Tidak salah kalau kota ini dijuluki Indonesia kecil. Karena banyak etnis mendiami kota tambang batubara dulunya,” ujar Deri.

Para pentolan JPS seperti Novrianto, Nofal Wiska dan Mona Sisca bagaimana Pemko Sawahlunto menjalin kesinambungan dengan JPS “JPS siap menjadi infulencer positif Pemko Sawahlunto, ” ujar Novrianto. (rls/jps)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Padang Lakukan Penyekatan PPKM dari RT Hingga Kelurahan

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV harus diimbangi dengan pengawasan ...