Depan - Headline - Dijebak Surga Dunia, Nyawa Siri pun Melayang

Dijebak Surga Dunia, Nyawa Siri pun Melayang

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Kinali – Penemuan mayat oleh warga dalam mobil merk Agya nomor polisi BA 1069 SQ pada Jum’at (24/08/2018) akhirnya terkuak.

Korban yang diketahui bernama Siri ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah perkebunan kelapa sawit di Jambak Jalur IX Nagari Lingkuang Aur.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso, didampingi Kasat Reskrim Polres Akp. Denny Catur Wardhana mengatakan, pelaku atas nama Agung ditangkap di tempat Ia bekerja di sebuah Shoowroom mobil di Pasaman Barat, Sabtu (25/8/2018). Sedangkan pelaku perempuan ditangkap di rumahnya.

Kedua tersangka mengahabisi nyawa korban di tempat Agung bekerja, motif dari pembunuhan itu karena pelaku 1 (Agung) menyimpan sakit hati terhadap korban (Siri) yang merupakan selingkuhan dari orang tua Agung hingga menyebabkan berpisahnya kedua orang tua pelaku (Agung),” ucap kapolres Pada saat Jumpa Pers, Minggu (26/8/2018).

Dikatakan, Tersangka Agung menghabisi korban di tempat ia bekerja dengan cara Puput mengajak korban untuk berhubungan badan.

“Tersangka1 (Agung) mengatakan kepada tersangka 2 (Puput) apabila di hubungi oleh korban agar meminta untuk berhubungan badan, kemudian Korban menelpon puput pada (22/8/2018) pagi serta mengajak berhubungan badan di lantai 2 Shoowroom tempat Agung bekerja,” sebutnya.

Kemudian, pelaku 1 (Agung) yang sudah bersembunyi di ruang kerjanya langsung naik ke lantai 2 dan menikam korban yang sedang berada di atas badan Puput.”

Setelah korban dipastikan tidak bernyawa kedua pelaku membawa korban ke perkebunan dengan maksud untuk menghilangkan jejak,” ucap Kapolres.

Atas perbuatannya, Agung dan Puput di jerat Pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP jo Pasal jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 56 ayat 1 ke 1 KUHP dengan sangkaan pembunuhan berencana. (Af)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Padang Lakukan Penyekatan PPKM dari RT Hingga Kelurahan

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV harus diimbangi dengan pengawasan ...