Depan - Berita Pilihan - Dijadwal Bamus, Anggota DPRD Padang Enggan Reses

Dijadwal Bamus, Anggota DPRD Padang Enggan Reses

Print Friendly, PDF & Email


Spirit Sumbar – Walau sudah diagendakan Badan Musyawarah (Bamus), namun sebagian besar anggota DPRD Padang tidak memanfaatkan istirahat masa sidang III (reses). Padahal, dalam agenda Bamus disepakati 25 hingga 28 November 2015 untuk mengunjungi daerah pemilihan (dapil). Dalam reses kali ini, pendanaan disandarkan kepada APBD Kota Padang, dimana ada total Rp1,2 miliar lebih untuk digunakan oleh anggota DPRD Padang untuk kegiatan tersebut.

Dana tersebut terbagi dalam beberapa item seperti penyewaan tenda, makan minum, dokumentasi dan transport. Untuk pimpinan dianggarkan sebesar Rp42 juta perorang, sedangkan untuk anggota DPRD mendapatkan jatah Rp26,7 juta perorang. Namun, hingga saat ini baru 18 anggota DPRD dari total 45 orang yang memberikan surat untuk melakukan reses ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Kepala Bagian (Kabag) Humas DPRD Padang, Ermanto mengatakan, baru 18 orang yang melaporkan akan melakukan reses. Mereka adalah Wakil Ketua DPRD, Asrizal dan Wahyu Iramana Putra. Sedangkan, anggota yakni, Amrizal Hadi, Arpendi Dt Tan Bagindo, Dian Anggraini, Dewi Susanti, Helmi Moesim, Jumadi, Maidestal Hari Mahesa, Mailinda Rose, Muzni Zen, Dedek Nuzul Putra, Osman Ayub, Masrul, Yendril, Yuhilda Darwis, Zulhardi Z Latif dan Iswandi Muchtar.

Dikatakannya, kemungkinan besok akan ada penambahan anggota dewan yang akan melakukan reses. “Hingga hari ini baru 18 orang yang mendaftarkan dirinya untuk reses. Semuanya menggunakan APBD Padang, kecuali Iswandi Muchtar. Beliau tetap melakukan reses tapi tidak menggunakan anggaran yang disediakan,” ujarnya, Jumat (20/11).

Iswandi Muchtar dari PKB mengatakan, dirinya tidak ingin mengambil resiko dengan mengambil dana yang ada tersebut. “Kita tetap beracara dan membuat kegiatan dengan masyarakat, tokoh agama dan pimpinan kecamatan dan lurah. Namun, menggunakan biaya pribadi,” ucapnya.

Dia menyebut bahwa dirinya bukan ingin mencari sensasi. Namun, hal ini dilakukannya terkait adanya dana transportasi. Pada bimtek yang lalu dengan tegas diinformasikan bahwa tidak boleh ada dana transportasi. Namun, ternyata ada pula perwako yang membolehkan, tentu ini meragukan.

“Makanya kita tidak ambil dana yang disediakan tersebut, namun tetap menjemput aspirasi ke tengah-tengah masyarakat. Kita akan reses di daerah Kalumbuak dan Sungai Sapih pada Kamis (26/11) mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Padang, Zulhardi Z Latif mengatakan, bahwa dirinya berencana akan melakukan kegiatan reses tersebut. “Kita tentunya akan memanfaatkan masa istirahat sidang ini untuk mengunjungi Dapil. Karena melalui kegiatan ini kita bisa menyerap aspirasi langsung dari warga dan juga memberikan informasi terkait aturan-aturan baru dari Pemko,” ucap anggota dewan dari Dapil Kuranji Pauh ini.

Untuk reses kali ini difasilitasi oleh dana APBD. Anggota DPRD mendapatkan dana pelaksanaan untuk 300 orang, sedangkan untuk pimpinan mendapatkan 500 orang. “Disana ikut tercakup dana untuk makan, minum dan transportasi bagi masyarakat,” tutup politisi Golkar ini.

PALIMO

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Polda Sumbar Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di BPBD Sumbar

SPIRITSUMBAR.com, Padang –  Polda Sumbar menghentikan penyelidikan perkara dugaan korupsi dana Covid-19‎ di BPBD Sumbar ...