Sabtu , 18 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Diduga Terseret Batang Hari, Rafa Masih Belum Ditemukan

Diduga Terseret Batang Hari, Rafa Masih Belum Ditemukan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) terseret arus sungai Batang Hari di Jorong Sungai Lansek, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, pada Rabu (24/3/2021).

Hingga saat korban belum di ketemukan, tim SAR BPBD Kabupaten Dharmasraya bersama masyarakat terus melakukan pencarian terhadap korban yang hanyut terseret arus sungai Batang Hari tersebut.

Kepala pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Dharamasraya Eldison, ST melalui kepala seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten  Dharmasraya Arsianus Effensi, ST.  yang di hubungi awak media malam ini melalui whatsapp membenarkan hal tersebut.



Dia mengaku mendapat informasi dari masyarakat ada seorang anak laki laki,yang terseret arus sungai Batang Hari. sampai saat ini korban belum di ketemukan.

“Data yang kami kumpulkan hingga malam ini, nama korban bernama Rafa umur 9 tahun anak dari pasangan Rusudi dan Yanti yang beralamat di jorong Sungai Lansek, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, ” ujarnya.

Kronologis menurutnya, sekira pukul 11.30 WIB korban ini bersama temannya bermain, yang tidak jauh dari sungai Batang Hari. Korban  tersebut pergi ke tepi sungai Batang Hari untuk buang air besar sendiri. Sedangkan  temannya yang 3 orang menunggu diatas.

Setelah sekian lama teman temannya memanggil korban tapi tidak ada jawaban. Lalu dilihat korban tidak ada di tepi sungai Batang Hari.  “Teman teman korban tersebut hanya  menemukan  celana dan sandal korban di tepian sungai batang hari tersebut, ” ujarnya.

Sekira pukul16.00 Wib Tim SAR BPBD Kabupaten Dharmasraya mendapat informasi ada orang terseret arus sungai batang hari. Tim SAR BPBD Kabupaten Dharmasraya langsung menurunkan perahu dan personil untuk melakukan penyisaran tepi sungai batang hari dengan kondisi air sungai sedang naik.

Karena waktu sudah mulai gelap dan cuaca yang sudah mulai mendung dan Standar Operasional Prosedur (SOP) BPBD  karena sudah pukul 18.00 wib pencarian sementara waktu dihentikan dan dilanjutkan pada hari esok.

“Kami bersama masyarakat setempat bekerjasama melakukan pencarian korban,” ucap  kepala seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten  Dharmasraya Arsianus Effensi, ST.  (Eko)

Tip & Trik

loading…


 

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Supardi bersama 4 Remaja Parlemen asal Sumbar

Supardi Beri Dukungan, 4 Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung ...