Beranda - Berita Pilihan - Diduga Edarkan Narkoba, Seorang Remaja Asal Bungo Diciduk Polisi

Diduga Edarkan Narkoba, Seorang Remaja Asal Bungo Diciduk Polisi

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.COM, Dharmasraya – Seorang remaja diamankan Anggota Satnarkoba Polres Dharmasraya, pada Selasa (12/1/2021) dini hari.

Remaja yang diduga pemakai atau pengedar narkotika jenis sabu tersebut diciduk di Jalan Lintas Sumatera depan PT. SLN Jorong Ujung Koto, Kenagarian Sungai Rumbai Timur, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah SI.K,MT melalui Kasat Narkoba Iptu Rajulan Harahap, SH di ruangannya mengatakan, remaja yang ditangkap tersebut berinisial ARD 18 tahun yang beralamat Desa Sirih Sekapur kecamatan Jujuhan, Kabupaten Jujuhan, Kabupaten Bungo, Propinsi Jambi.



Kronoligis pada Selasa, 12 Januari 2021 sekira pukul 01.00 wib telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku di Jorong Ujung Koto, Kenagarian Sungai Rumbai Timur, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkoba di Sungai Rumbai yang diedarkan oleh pelaku, warga Desa Sirih Sekapur Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo,

Kemudian Anggota Satnarkoba Polres Dharmasraya melakukan penyelidikan di daerah tersebut dan mengamankan pelaku.

Dalam penyilidikan, ditemukan barang bukti, 1 bungkus rokok merk On Bold yang didalamnya terdapat 1 buah sobekan plastik kresek. juga ada plastik klip bening berisikan butiran kristal yang diduga narkotika golongan I Jenis Shabu. Kemudian 1 unit handphone lipat merk Samsung.

“Pelaku dan barang bukti, kami bawa ke Polres Dharmasraya untuk dilakukan pemeriksaan dan penyilidikan lebih mendalam, karena remaja ini berasal dari luar Sumatera Barat. Atas perbuatan pelaku dijerat Pasal 114 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Penjara Maksimal 20 tahun Penjara,” ujar Kasat Narkoba IPTU Rajulan Harahap, SH (eko)

Tip & Trik

loading…


 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Tokoh Masyarakat Tanjung Gadang datangi Mapolres Sijunjung

4 Awak Bus ALS Lakukan Pembunuhan, Tokoh Masyarakat Tanjung Gadang Datangi Polres Sijunjung

SPIRITSUMBAR.COM, Sijunjung – Terungkapnya kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh 4 awak Bus ALS di ...