Spiritsumbar.com, Jakarta – Perempuan memiliki peluang besar untuk berkiprah di sektor.
Bahkan, keberadaan perempuan makin diperhitungkan berkiprah di sektor publik seperti, legislatif, eksekutif dan dan kepala Organisasi Perangkat Daerah. Tapi, Perempuan justru terkalang oleh perempuan itu sendiri.
Artikel Lainnya
Hal itu dikatakan Deputi Kajian Strategi Lemhamnas, Prof, Dr. Ir. Reni Mayeni, MP. dalam Focus Group Discussio (FGD) Jaringan Pemred Sumbar (JPS), di Balairung Hotel, Jakarta, Jumat (21/2/2020)
Reni Mayeni mengakui sebagai kodrat suami dan anak juga memiliki peran yang sangat besar. “Jika suami tidak merestui juga akan menjadi penghalang,” ujarnya sambil mencontohkan salah satu kasus seorang perempuan saat mengikuti kegiatan publik.
Selain itu, seorang perempuan akan mengurungkan niatnya jika tidak mendapat dukungan anak. “Saya beberapa kali terpaksa mengurungkan niat untuk berkiprah pada beberapa pekerjaan, lantaran tidak diizinkan anak,” ujarnya sambil mencontohkan pengalaman pribadi.