Beranda - Berita Pilihan - Di Agam, Badai Terbangkan Atap Bangunan dan KJA
Angin kencang yang merubuhkan pepohonan di Agam - Foto: Irman Naim/Spirit Sumbar
Angin kencang yang merubuhkan pepohonan di Agam - Foto: Irman Naim/Spirit Sumbar

Di Agam, Badai Terbangkan Atap Bangunan dan KJA

Print Friendly, PDF & Email




Spirit Sumbar – Angin kencang atau badai yang terjadi di Kabupaten Agam, mengakibatkan sejumlah pohon dan atap bangunan diterbangkan angin, Senin, (25/1/2016).

Lebih dari itu, keramba Jala Apung (KJA) masyarakat di Maninjau ikut hancur dan roboh. Sehingga banyak juga ikan yang mati dan lepas dari jaring. “Membuat bagi masyarakat yang hobi memancing gembira karena berhasil membawa pulang hasil pancingan mereka kata dody (32 tahun) pada Spirit Sumbar di Perumnas Talago Lubuk Basung 26/1/16.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Yunaidi, pada wartawan mengatakan bahwa pohon yang tumbang itu mengakibatkan rusaknya warung, rumah, SD dan lainnya seperti, SDN 54 Kampung Canpago Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung, SDN 27 Sungai Nibung Nagari Kecamatan Tanjung Mutiara, 1 unit rumah di Lubuk Mangindo Lubuk Basung dan 1 kedai atau warung yang berada dipinggir Kelok 37 dan atap rumah di Nagari Tanjung Sani.

“Kejadian ini Senin (25/1) sekitar pukul 6.00 dan pukul 10:00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” paparnya.

Namun Pihak BPBD bersama Polri, TNI dan masyarakat sekitar lokasi bencana terus berupaya memperbaiki rumah dan membersihkan pohon tumbang tersebut.

“Saat ini, sejumlah petugas BPBD, relawan dan masyarakat melakukan pembersihkan pohon tumbang akibat angin kencang itu,”

Hingga saat ini proses pembersihan masih berlangsung dengan dibantu warga setempat. Pihaknya masih melakukan pemantauan kondisi di lapangan akibat angin ini “Kitapun masih menghitung kerugian akibat kejadian ini,” katanya.

Degan kondisi ini pihaknya mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap angin kencang yang melanda sejumlah kawasan Kabupaten Agam.

IRMAN NAIM

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

penyerahan persyaratan sebagai anggota koperasi oleh Adrian Tuswandi pada Ketua KSU JPS, Saribulih.

Koperasi JPS di Launching, Irwan Prayitno dan Nevi Daftar Sebagai Anggota

SPIRITSUMBAR.COM, Padang – Jaringan Pemred Sumbar gelar diskusi bulanan sekaligus peluncuran (launching) Koperasi Serba Usaha ...