Dharmasraya Bertekad Kembalikan Prediket PPID Utama Terbaik

oleh

Sementara Komisioner Komisi Informasi Sumbar, Adrian Tuswandi pada paparannya mengatakan keterbukaan informasi seperti batu akik lumuik sungai dareh yang terkenal itu.

“Dia bening dan transparan tapi ada tutol atau bintik hitamnya itu pula esensi keterbukaan informasi di badan publik, terbuka yes tapi ada informasi yang dikecualikan,”ujarnya.

Lalu bagaimana PPID Utama Dharamsraya sekarang, dan pada anugerah 2017 terlempar dari terbaik satu, menurut Adrian persoalannya setelah terbaik pertama di 2016 Dharmasraya jalan ditempat sedangkan kota dan kabupaten lain berlari berbenah kelola keterbukaan informasi publik.

“Saya apresiasi tekad atas PPID Utama Dharmasraya yakni ayo rebut kembali brevet kabupaten tertransparan di Sumbar, tapi haris ada percepatan dan masing PPID pembantu di Dharmasraya harus campakan ego sektoralnya,”ujar Adrian.

Lalu, adopsi Permendagri 3 tahun 2017 tentang pengelolaan informasi publik pada Kemendagri dan Pemerintah Daerah. “Kalau bisa diadopsi dan diaktualisasikab ini langkah tepat meujudkan keinginan ibu Sekdakab tadi,”ujar Adrian.

Menarik dibaca