Berkaitan dengan fasilitas kampus dan lokal belajar yang kurang, ruang latihan harus antrian dulu memakainya, ruang pameran yang yang belum ada, WC yang kotor, gelap pada malam hari, ini akan terus dibenahi. Ruang pameran kini sedang dibangun, renovasi Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam yang kayunya sudah banyak lapuk, atapnya yang bocor juga dilakukan renovasi.
Menyangkut dengan keamanan kampus memang diakui kadang ada sisi gelapnya, mungkin karena bola lampunya mati atau kerusakan lain. Adanya pihak luar yang masuk hingga melakukan pelecehan verbal yang disampaikan mahasiswa, ditanggapi Febri tahun ini akan dibangun gerbang dengan memakai kartu akses(access card) untuk keluar masuk. “ Anggarannya sudah ada, jadi hanya pemegang kartu akses yang bebas keluar masuk kampus ini,” papar Febri yang disambut tepuk tangan oleh mahasiswa.
Aksi demo mahasiswa kampus bagonjong itu berakhir setelah zohor. Satu persatu mahasiswa tampak membubarkan diri dengan tertib dan sopan. Kamis, 12/9 /24 akan dilanjutkan dialog antara perwakilan mahasiswa dengan petinggi ISI. Sebagai pemangkas Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Putro,SIK,SH,MH menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada mahasiswa yang telah berdemonstrasi dengan tertib, damai tanpa tindakan anarkis dan tanpa insiden. Kapolres berharap ke depan akan semakin tercipta kolaborasi yang baik antara jajaran Polres dengan mahasiswa.