Diketahui program pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi, penyediaan fasilitas belajar mengajar secara online, pemberian BLT bagi masyarakat dan percepatan pembahasan RPJM 2021-2026.
Juga, peningkatan upaya pencegahan penyebaran Covid-19, percepatan pencairan APBD 2021. Serta pemberian beasiswa bagi pelajar di setiap tingkatan turut menjadi bagian dari program 100 hari pasangan yang dikenal dengan sebutan NA-IC ini.
Ditegaskan Nasrul Abit, tepat pada awal 2021 Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sudah harus tancap gas sebagai upaya mencegah dampak yang lebih buruk dari Covid-19.
“Salah satu faktor penting menghadapi dampak pandemi Covid-19 ini adalah waktu. Oleh karena itu jika kami terpilih nanti, pemerintah provinsi sudah harus running sejak awal tahun melalui pencairan APBD yang tepat waktu. Dengan adanya government spending, pencairan BLT dan BKK diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi,” katanya.
Disebutkan, upaya tracing dan pencegahan penyebaran Covid-19 akan ditingkatkan. “Bagi dunia pendidikan, kami akan berupaya memastikan bahwa setiap daerah di Sumatera Barat memiliki koneksi internet yang memadai, serta sarana dan prasarana lain yang dibutuhkan dalam melakukan pembelajaran daring,” ujar pasangan calon nomor urut 2 ini.