Jumat , 17 September 2021
Depan - DPD RI - Danrem Wirabraja Kunjungi TMMD di Batang Kapas
Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjri SIP bersama Kodim 0311 Painan, Letkol Inf Setiya Asmara, SIP.mengunjungi kawasan TMMD di Kampung Tanjung Kandis Kenagarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas (foto Niko - Spirit Sumbar)
Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjri SIP bersama Kodim 0311 Painan, Letkol Inf Setiya Asmara, SIP.mengunjungi kawasan TMMD di Kampung Tanjung Kandis Kenagarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas (foto Niko - Spirit Sumbar)

Danrem Wirabraja Kunjungi TMMD di Batang Kapas

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Kawasan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke- 97 yang berlokasi di Kengarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas yang dilakukan oleh Kodim 0311 Painan dikunjungi oleh Komandan Daerah Militer (Danrem)032/Wirabraja, Brigjen TNI  Bakti Agus Fadjri SIP.

Perihal kunjungan tersebut  tidak lain dalam rangka memastikan kesiapan Kodim 0311 Painan pada kegiatan TMMD 2016.

Dalam kunjungan itu,  Brigjend TNI Bakti Agus Fadjri bersama  Kodim 0311  Painan, Letkol Inf Setiya Asmara, SIP  sengaja memantau secara langsung pembukaan jalan tani yang memiliki panjang sekitar 12 kilometer.

Dengan dibukanya akses jalan tersebut , masyarakat yang mayoritas selaku petani gambir disana merasa sangat terbantu. Pasalnya, lokasi itu merupakan satu-satunya akses petani untuk mengangkut hasil tanaman Gambir lalu lalang setiap hari.

Danrem  032 Wirabaraja Sumbar, Brigjen TNI  Bakti Agus Fadjri SIP dilokasi mengatakan bahwa masyarakat perlu bersyukur dan memenfaatkan sebaik-baiknya  jalan baru tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian.

“ Disyukuri terus dan buatlah bermenfaat. Nanti kalau petani gambirnya sudah makmur, Jangan Sombong, ya” Ucap Danrem 032 Sumbar di Puncak Bukit Kenagarian Taluak Tigo Sakato.

Dikatakannya, menyangkut produksi gambir, masayarakat perlu berpikir bagaimana stabilitas penjualan harganya betul-betul membuat warga jadi makmur. “ Jangan dibiarkan saja kalau gambirnya murah, kapan perlu lakukan studi banding kenegara lain.  Berapa ketersediaanya atau klop nya kita perlu tahu”ujarnya.

Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masayrakat KB dan Perempuan, Mawardi Roska, umumnya petani gambir disana tidak mau memanen tanaman gambir apabila harganya menurun dalam capaian harga Rp. 25.000. padahal lahannya cukup luas yakni sekitar 400 Hektar.

“Kalau harganya 25 ribu mereka tidak mau panen. Gambir itu dibiarkan saja. Sebab kerjanya memang butuh tenaga ekstra” jelasnya.

Kodim 0311 Painan, Letkol Inf Setiya Asmara menyebutkan selain membuka akses jalan petani gambir, TMMD tahun ini juga membangun empat unit rumah tidak layak huni dan satu buah mushollah.

Ia berharap penuh pada pelaksanaaan TMMD Ke 97 itu, masyarakat bersama TNI dan aparat daerah turut serta dalam meyukseskan program tersebut.

NIKO

Cover Minggu ke-2 September (Terbit Setiap Senin)
Cover Minggu ke-2 September (Terbit Setiap Senin)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Supardi bersama 4 Remaja Parlemen asal Sumbar

Supardi Beri Dukungan, 4 Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung ...