“Karena itu, perlu tim yang solid di kepengurusan PWI Sumbar. Pembagian kerja harus jelas, siapa mengerjakan apa, dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan silaturahmi. Tanpa tim yang solid, yakinlah, kita akan begini-begini saja,” jelas A.ang, yang pernah bergabung sebagai redaktur di Kelompok Kompas Gramedia (KKG) dan pernah menjabat Pemred di sejumlah media cetak harian di Provinsi Riau.
“Ada 3 hal penting yang harus dipikirkan oleh Ketua PWI, pertama, bagaimana membangun tim yang solid, memikirkan peningkatan kesejahteraan anggota dan tentunya berkontribusi untuk pembangunan Sumbar lebih baik,” terang jebolan Fakultas Sastra Universitas Andalas (Unand) ini.
“Kita akan bangun tim yang solid. Karena itu, kita akan ajak kawan-kawan untuk berkolaborasi dalam paket pimpinan PWI Sumbar. Nah, ini yang nantinya kita tawarkan kepada semua anggota PWI Sumbar sebagai yang punya kewenangan menentukan Ketua PWI dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) untuk 5 tahun ke depan,” pungkas Almudazir yang juga Pengurus Jaringan Pemred Sumbar (JPS). (Rel)
Komentar