Beranda - Covid19 - Covid-19 Makin Masif, Nevi Zuairina Siap Potong Gaji
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina bersama Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno tinjau kesiapan antisipasi virus corona di BIM, Sabtu 21/3
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina bersama Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno tinjau kesiapan antisipasi virus corona di BIM, Sabtu 21/3

Covid-19 Makin Masif, Nevi Zuairina Siap Potong Gaji

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Padang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari PKS Hj Nevi Zuairina mengaku siap gajinya dipotong demi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Malahan dia juga meminta pemerintah untuk mengalihkan rapid test, coronavirus disease 2019 (COVID-19) kepada Seluruh anggota DPR beserta keluarga kepada yang lebih prioritas terlebih dahulu.

“Tidak ibu saja, potong gaji, tapi sudah kesepakatan Fraksi PKS DPR RI, untuk beli APD dokter dan paramedis. Juga minta alihkan rapid test cepat ke yang prioritas dan Presiden Jokowi memuji dan menegaskan Rapid Test untuk yang prioritas,”ujar Nevi Zuairina, di Padang, Selasa (24/3/2020) .

Nevi Zuairina menekankan prioritas rapid test adalah pasien PDP dan keluarganya, para medis yang menangani pasien PDP dan Pasien positif. “Termasuk para pekerja yang beresiko tinggi terkena paparan virus sepeti petugas Bandara dan imigrasi, dan orang-orang yang datang dari luar negeri, kawan kawan pers peliput juga masuk kepada yang beresiko terpapar Covid-19,”ujar Nevi.


Artikel Lainnya

loading…


Isteri Gubernur Sumbar ini mengatakan, pada upaya penanganan bencana covid-19 ini mesti ada alur terstruktur dan terarah ujung pangkalnya. Sangat disayangkan bila kebijakan dilakukan tidak melihat prioritas dan efektivitasnya.

“Untuk penanganan bencana ini paling prioritas saat ini adalah pengadaan APD buat tenaga medis. Fraksi kami sudah mengumumkan untuk memotong gaji seluruh anggota DPR dari PKS di bulan maret untuk pengadaan APD. Saya sangat apresiasi dan siap untuk keputusan yang dilakukan fraksi PKS”, ujar Nevi.

Legislator asal sumbar ini pada sepekan terakhir telah melakukan upaya pengecekan dan peninjauan kesiapan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada upaya pencegahan penyebaran wabah corona.

Nevi meyakini, bahwa Risiko tinggi terkena covid-19 selain petugas medis adalah lingkungan bandara Internasional yang memiliki arus lalu-lintas manusia dari dan ke luar negeri. Petugas Imigrasi merupakan risiko tinggi setelah petugas medis.

“Saya menyarankan kepada masyarakat dan seluruh petugas yang bekerja di Bandara, agar selalu membekali diri dengan masker tiap harinya. Cuci tangan, menjaga jarak (phisical dhistance) dan yang tidak memiliki keperluan mendesak agar tetap di rumah secara disiplin. Kerja sama semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat akan mempercepat berlalunya wabah corona ini,”harap Nevi Zuairina.

Dan Ketika semua prioritas Rapid Test Virus Corona (COVID-19) sudah selesai hingga ke masyarakat yang membutuhkan telah terpenuhi. ”Baru test anggota DPR dapat dilakukan. Saya menyarankan, untuk Anggota DPR dan keluarganya, test dilakukan dengan biaya sendiri,”ujar Nevi Zuairina. (Salih/rel)



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Walikota Padang Panjang, Fadly Amran

Tiga Orang Sembuh Covid-19, Padang Panjang Kembali Ke Titik Nol

Padang Panjang, Spiritsumbar,- Kabar sukacita meruyak hingga ke sudut Kota Padang Panjang,  sebab berdasarkan hasil ...