Beranda - Covid19 - Covid-19 Fraksi PKS Serahkan Bantuan APD ke Wali Kota Padang

Covid-19 Fraksi PKS Serahkan Bantuan APD ke Wali Kota Padang

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Bantuan untuk memutus mata rantai dan penanganan virus corona atau Corona Virus Disease 2019 (covid-19) terus mengalir.

Bahkan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kota Padang juga ikut menyumbang dan menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa 47 hazmat dan 39 masker.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang Muharlion kepada Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Balaikota Padang, Kamis (9/4/2020).


Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada Fraksi PKS yang memberikan bantuan untuk Pemerintah Kota Padang berupa APD.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kepedulian sosial yang telah ditunjukan oleh Fraksi PKS DPRD Kota Padang. Bantuan ini akan kita gunakan sebaik-baikanya untuk membantu tenaga medis dalam menangani wabah pasien corona.” ujarnya.

Mahyeldi menambahkan, kebutuhan utama di RSUD dan rumah sakit rujukan covid-19 di Kota Padang memang saat ini adalah APD bagi tenaga medis. Dengan adanya bantuan dari berbagai pihak tentunya akan sangat membantu Pemerintah Kota Padang.

“Kita tentunya sangat berharap semua fraksi di DPRD Kota Padang juga bisa melakukan langkah yang sama dalam penanganan wabah Covid-19 di Kota Padang. Semoga wabah virus corona di Kota Padang cepat hilang,” pungkas Mahyeldi.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang Muharlion mengatakan, bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) ini diharapkan dapat membantu kebutuhan di RSUD dr. Rasidin. Mengingat kebutuhan APD bagi tim medis saat ini masih sangat urgen dalam penanganan pasien Covid-19.

“Hari ini kita menyerahkan APD berupa baju hazmat dan masker N-95 untuk tenaga medis di RSUD. Bantuan ini langsung kita serahkan kepada Bapak wali kota,” kata Muharlion. (Salih)



 

 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Haul ke - 4, Husni Kamil Manik yang digelar GPII Sumbar

Husni Kamil Manik Terbilang Orang Beruntung

Sementara, Eka Vidya Putra mengisahkan perjalanan aktivis kemahasiswaan HKM. Dimulai dari momen jadi santri di ...