Senin , 27 September 2021
Depan - Headline - Bongkar Ikan Larangan, Ini Yang Terjadi di Kampung Cubadak
Masyarakat Nagari Cubadak mengumpulkan hasil tangkapan Ikan Larangan (foto AF - Spirit Sumbar)
Masyarakat Nagari Cubadak mengumpulkan hasil tangkapan Ikan Larangan (foto AF - Spirit Sumbar)

Bongkar Ikan Larangan, Ini Yang Terjadi di Kampung Cubadak

Print Friendly, PDF & Email
Cover THE PUBLIC Edisi 27
Cover THE PUBLIC Edisi 27

Spirit Sumbar – Dibukanya ikan Larangan Warga Kampung Cubadak Dusun Timur Kejorongan Kampung Cubadak Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat merupakan tradisi masyarakat   dalam menyambut dan memeriahkan hari lebaran idul fitri 1437 H.

Senin (11/7/2016) alat  penangkap ikan  jaring ikan, jala, tombak, ada juga  warga  yang membawa pancing dan penangkap ikan tradisional yakni  lukah , acara tersebut di mulai pukul 10:00 Wib hingga sore.

Ahmad Fauzi (23) warga Kampung Cubadak sangat senang terhadap acara ini selain untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama warga Kampung Cubadak juga melatih kesabaran untuk menangkap ikan liar tersebut.

“Ya kami sangat senang terhadap acara ini agar tali silaturahmi antar warga kampung ini tetap terjaga,” terangnya yang akrab di panggil kolek tersebut sambil mengumpulkan ikan tangkapannya tersebut dan berharap acara ini dapat diadakan setidaknya setahun sekali.

Hal senada juga di sampaikan Angga Pratama selaku ketua pelaksana acara,antusias warga sangat nampak dalam acara ini semoga acara ini dapat kita lakukan setiap tahun nya dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar warga kampung sini ucap Angga yang juga ketua pemuda kamupung itu.

Acara ini tambahnya bertujuan untuk membangun Kampung Cubadak terutama untuk membangun masjid yang ada di kampung ini. “Setelah warga mendapatkan ikan hasil tangkapannya maka kita kumpul kan dan nanti nya kita lelang dengan patokan harga yang telah ditentukan yaitu dengan membayar  Rp50 ribu per nomornya.

“Harapan kita tiap tahunnya ikan yang berada di sungai Kampung Cubadak ini semakin bertambah dan diberi rezeki terhadap Tuhan yang Maha Esa.  Agar kita dapat melaksanakannya dengan meriah setiap tahunnya. Demi untuk pembangunan kampung ini terutama mesjid yang ada di sini,” tutupnya dengan penuh harapan.

AF

IKLAN

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PT. X Dareh Group dan Polres Dharmasraya Gelar Gerai Vaksinasi Presisi Polri

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam pelaksanaan program pemerintah tentang Vaksinasi, PT. X Dareh Group bekerjasama dengan ...