Jumat , 17 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Bocah Tewas Terseret Batang Hari di Lubuk Bulang

Bocah Tewas Terseret Batang Hari di Lubuk Bulang

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Dharmasraya –
Seorang bocah tewas di sungai Batang Hari, Jorong Lubuk Bulang, Nagari Gunung Selasih Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Senin (20/4/2020)

Korban tewas terseret arus Batang Hari saat mandi mandi di sungai tersebut bersama temannya.

Peristiwa tersebut disampaikan Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiyansah melalui Kapolsek Pulau Punjung Iptu Syafrinaldi, saat di
temui awak media di IGD Sungai Dareh.

Dia mengatakan berapa waktu lalu, mendapat informasi dari masyarakat dan anggota babinkamtibmas adanya peristiwa seorang hanyut terbawa arus sungai Batang Hari.

“Mendapat informasi tersebut kami bersama anggota menuju Tepat Kejadian Peristiwa. Kronologisnya seorang anak terseret arus sungai korban tersebut bernama, Adam Jayendra Umur, 7 tahun anak pasangan dari bapak Japri Malindo umur 45 tahun dan Ibu Yenni Marlinda 40 tahun yang beralamat Jorong Lubuk Bulang Nagari Gunung Selasih Kecamtan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya,” ujarnya.

Informasi yang dikumpulkan berapa orang saksi korban pergi mandi bersama teman – temannya di tepi Sungai Batang Hari. Pada saat korban mandi – mandi bersama temannya di pinggir Sungai Batang Hari, tiba tiba korban terbawa oleh arus.

Akibatnya, korban terseret arus sungai tersebut. Teman teman korban yang selama minta tolong kepada warga sekitarnya dan pencarian korban dilakukan.

Tidak begitu lama korban dapat diketemukan tidak jauh dari tempat Kemudian korban di bawa oleh warga menuju IGD RSUD Sungai Dareh untuk di lakukan pertolongan pertama.

Namun, sampai RSUD Sungai Dareh nyawa korban tidak bisa di selamatkan dengan kondisi meninggal dunia. Kemudian korban dibawa oleh pihak keluarga untuk di semayamkan.

Kami menghimbau kepada untuk menjaga dan mengawasi anak anak untuk tidak keluar rumah, apalagi ke sungai dan pada saat ada wabah covid 19 tentunya mari kita patuhi himbuan Pemerintah,” ujarnya. (Eko)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PN Pulau Punjung Vonis Mantan Anggota DPRD Dharmasraya 5 Tahun Penjara

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Pengadilan Negeri (PN) Pulau Punjung, jatuhkan vonis 5 tahun penjara pada Mantan ...