Beranda - Berita Pilihan - Berselang 2 Hari, Pasar Raya Padang Kembali Terbakar

Berselang 2 Hari, Pasar Raya Padang Kembali Terbakar

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Hanya berselang 2 hari pasca terbakarnya Blok 1, pedagang Pasar Raya Padang, Provinsi Sumatera Barat kembali dilanda duka nestapa.

Kali ini, giliran komplek Koppas Plaza Pasar Raya Padang hangus dimamah sijago merah, Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Tiga mobil pemadam kebakaran harus diturunkan untuk memadamkan api. Mereka dibantu petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, personel Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang dan pihak kepolisian juga tampak berada di lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal mengatakan mendapatkan informasi tentang kebakaran itu pada pukul 12.40 WIB. Beberapa menit kemudian, petugas Dinas Pemadam Kebakaran pun berada di lokasi.


“Dua 2 gudang hangus terbakar, namun 4 toko lainnya ikut terdampak,” ujarnya saat diwawancarai rekan-rekan wartawan di lokasi.

Dedi mengatakan, untuk memadamkan api di sana, tiga unit armada kebakaran dikerahkan dengan 25 personel. “Setelah api berhasil dipadamkan, kita langsung melakukan pendinginan. Tadi kita mendapatkan informasi ada seorang mengalami luka bakar sebelum kita sampai disini,” ujar Dedi Henidal.

Dijelaskan, saat memadamkan api, dia mengaku mendapat kesulitan. Lantaran banyaknya warga yang berkerumun di lokasi kejadian.

Saat ditanyakan penyebab kebakaran, dia belum bisa memastikan. “Biarlah rekan rekan kepolisian yang melakukan penyelidikan. Kita mentaksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” ujarnya.

Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun salah seorang pedagang di sana, mengalami luka bakar ringan.

Sebelumnya, 16 kios di Pasar Raya Padang terbakar, Senin (25/5/2020) sekitar pukul 17.30. Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. (*)

Baca : Detik Detik Kebakaran Pasar Raya Padang di Lebaran ke – 2

Tip & Trik

loading…


<<<< Sebelumnya

Selanjutnya >>>>

 



Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Haul ke - 4, Husni Kamil Manik yang digelar GPII Sumbar

Husni Kamil Manik Terbilang Orang Beruntung

Sementara, Eka Vidya Putra mengisahkan perjalanan aktivis kemahasiswaan HKM. Dimulai dari momen jadi santri di ...