Beranda - Berita Pilihan - Berperang Melawan Wabah, H.M. Nurnas: Bayarkan Segera Insentif Nakes
HM Nurnas
HM Nurnas

Berperang Melawan Wabah, H.M. Nurnas: Bayarkan Segera Insentif Nakes

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Tenaga kesehatan (Nakes) merupakan garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19, untuk itu perlu perhatian optimal dari pemangku kebijakan di semua daerah, termasuk Sumatera Barat.

Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumbar yang juga sekretaris fraksi Demokrat HM. Nurnas, meminta agar segera cairkan Insentif Nakes dalam penanganan covid-19, karena itu merupakan hak dari mereka yang sudah mengorbankan waktu, tenaga dan jiwa, untuk menangani pandemi melanda negeri ini.

Sumbar merupakan salah satu daerah yang penyerapan terbaik dalam penangan covid-19, namun disinyalir masih belum masuk Insentif Nakes.

“Segera bayarkan Insentif Nakes dalam penangan covid ini, kasihan mereka yang sudah mengorbankan banyak hal untuk memutus mata rantai penyebaran,” tegas Nurnas, Senin 20/7/2020).

Ditambahkannya, saat ini penyebaran pandemi mulai melandai di Sumatera Barat, semua itu tidak terlepas dari gigihnya tim nakes dalam “bersitungkin” menanganinya.

“Saya melihat, tim nakes bekerja sepenuh hati dengan rasa kemanusiaan mengabaikan diri sendiri, sementara masih ada juga diantara kita yang mengabaikan mereka dengan menunda Insentif mereka,” ulas Nurnas lagi.

Jika terlambat memberi Insentif Nakes, sama halnya mengabaikan dan tidak menghargai perjuangan dan pengorbanan mereka, sementara mereka sudah berjuang untuk orang banyak.

Nurnas juga berkeyakinan, nakes saat ini juga berharap Insentif mereka bisa didapatkan saat ini, karena merupakan hak yang sudah diatur dalam keputusan pemerintah.

“Insentif ini sudah diatur pemerintah untuk segera dibayarkan, hal ini merupakan cara kita memperhatikan dan menghargai para medis atau tenaga kesehatan,” pungkas Nurnas.(*)

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Simpan Sabu dan Ekstasi Dalam Kotak Rokok, Dua Pemuda pengangguran Diringkus Polisi

Spiritsumbar.com,Solok– Satuan Resnarkoba Polres Solok Kota  meringkus dua pemuda pengangguran yang menyimpan Narkotika jenis sabu ...