Jumat , 17 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Beri Sentuhan untuk Merangsang Kecerdasan Anak
Ny. Dewi Sutan Riska
Ny. Dewi Sutan Riska

Beri Sentuhan untuk Merangsang Kecerdasan Anak

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Belajar semenjak dini sudah menjadi bagian gaya hidup Islami. Namun untuk membangun jati diri anak di erah globalisasi ini, Bunda PAUD Kabupaten Dharmasraya Ny. Dewi Sutan Riska perlu menekankan agar jajaran guru taman kanak-kanan dapat memberi sentuhan kepada peserta didik. Agar tiga kecerdasan dalam diri anak anak berkembang secara sempurna.

“Beri sentuhan yang tepat agar tiga potensi kecerdasan dalam diri anak anak kita berkembang dengan baik,” katanya saat memberi sambutan pada acara pembukaan peragaan manasik haji bagi murid TK se Kabupaten Dharmasraya, di Stadion Utama Sport Center, Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Selasa, 11/10/ 2016.

Lebih jauh, isteri bupati termuda Indonesia Sutan Riska Tuanku Kerajaan itu mengatakan, ke depan anak anak selain dituntut cerdas secara intelektual, juga cerdas secara emosional dan cerdas secara spiritual. Untuk menghadapi dunia yang global dan penuh persaingan, anak anak selain dituntut mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Juga dituntut memiliki keseimbangan emosi dalam berinteraksi dengan alam dan manusia dan juga paham dengan nilai nilai luhur agama.

Dengan  begitu, maka generasi muda masa depan tidak akan tergilas roda globalisasi. “Untuk semua itu, tentu harus dimulai dari sejak pendidikan tanan kanak kanak. Karena itu peranan guru TK sangat strategis untuk membangun masa depan kita semua,” jelasnya.

Peragaan manasik haji itu sendiri dihadiri oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Staf Ahli Bupati Zubrizal, Kabag Humas dan Protokol Budi Waluyo, Kabag Kesra Azhari, Camat Koto Baru Nasution dan utusan Kepala Dinas Dikpora. Peserta berasal dari 189 sekolah taman kanak kanak.

EKO

Cover The Public (terbit tiap Senin)
Cover The Public (terbit tiap Senin)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Supardi bersama 4 Remaja Parlemen asal Sumbar

Supardi Beri Dukungan, 4 Siswa Sumbar Ikut Parlemen Remaja

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi dukung ...