Bau tak sedap, TPA Muaro Kiawai 

oleh

Dia mengakui bahwa Pemda dulu membelinya seluas 10 hektar. Tapi kenyataan sekarang sudah menyempit, sampah berserakkan dan tidak ada petugas di lokasi.

“Kita sangat prihatin dengan kondisi TPA kita saat ini, untuk kita akan minta pejelasan dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan ,”sebut dia.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Pasaman Barat Andrinaldi, ketika dikonfirmasi via telepon  Senin, membantah pengelolan sampai di TPA Muaro Kiawai tidak terurus.

“Memang seperti itu pengelolaan sampah di TPA kita. Tugas kita hanya mengangkut sampah dari bak penampung masyarakat ke TPA Muaro Kiawai. Misalnya dari Simpang Empat ke TPA, kita belum punya alat pengolah sampah,”sebut dia.

“Artinya, kita Dinas LH telah bekerja maksimal untuk membuang  sampah ke lokasi pembuangan akhir. Anggaran yang tersedia hanya untuk operasional. Kalau sampai sudah penuh diratakan atau digali dengan alat berat,” sebutnya.

Soal status hukum luas tanah untuk TPA dia tidak mengetahui. “Kalau soal itu saya tidak tahu, karena dibeli oleh Kepala Dinas sebelum saya,” jelas Andrinaldi.

Menarik dibaca