Depan - Berita Pilihan - Batang Mimpi Meluap, Puluhan Warga Sikabau Diungsikan
Upaya evakuasi korban banjir di Dharmasraya
Upaya evakuasi korban banjir di Dharmasraya

Batang Mimpi Meluap, Puluhan Warga Sikabau Diungsikan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Tingginya curah hujan telah berdampak meluapnya sungai Batang Mimpi di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, pada Ahad dini hari (11/7/2021).

Puluhan rumah yang berada di daerah tersebut terendam banjir. Puluhan warga diungsikan ke tempat yang lebih aman Dalam peristiwa tersebut, tidak korban jiwa dan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Pantauan di lapangan wali nagari sikabau Abdul Razak bersama Kanit Reskim Polsek Pulau Punjung IPDA Rianra Yoseptian dan anggota Polsek Pulau Punjung bersama Anggota BPBD Dharmasraya, Ketua Pemuda Sikabau Erawadi dan Kepala Jorong Kapalo Koto Darwin serta warga melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir tersebut,

Wali Nagari Sikabau Abdul Razak di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) mengatakan banjir di Jorong Kapalo Koto Nagari Sikabau, telah merendam 20 rumah, termasuk mushalla.

Jorong yang dihuni sebanyak 25 kepala keluarga, sebanyak 3 kepala keluarga yang terdiri 14 orang diungsikan ke rumah tetangga dan saudaranya.

“Banjir kali ini diakibatkan, hujan yang sangat lebat. Telah menimbulkan air Sungai Batang Mimpi ini meluap. Untung saja warga tahu akan naik nya air sungai tersebut,” ujarnya.
“Kami selaku Pemerintah Nagari Sikabau bersama anggota Polsek Pulau Punjung dan Anggota BPBD Kabupaten Dharmasaraya melakukan evakauasi warga yang terdampak banjir ini hingga dini hari menjelang subuh. Dalam peristiwa sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Kalau kerugian di taksir ratusan juta rupiah,” ujarnya

Ditambahkan Wali Nagari Sikabau Abdul Razak untuk saat ini kegiatan evakuasi terhadap barang barang milik warga yang terdapak banjir kami hentikan sementara waktu. Kami lanjutkan besok pagi, dibantu dengan anggota yang lain. Mengingat situasi sudah dini hari. Untuk keselamatan kita semua,” ujarnya (eko)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Padang Lakukan Penyekatan PPKM dari RT Hingga Kelurahan

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV harus diimbangi dengan pengawasan ...