Senin , 27 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Banjir Hantam Intake dan IPA, Teknisi Perumda Air Minum Padang Bekerja Hingga Subuh

Banjir Hantam Intake dan IPA, Teknisi Perumda Air Minum Padang Bekerja Hingga Subuh

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Dampak banjir parah menerjang Kota Padang, Rabu 18/8/2021 berakibat air bersih dipasok Perumda Air Minum Padang krisis di berbagai lokasi hingga Kamis 19/8-2021 pagi ini.

Sejak sore hingga pagi ini teknisi Perumda Air Minum batagang untuk memperbaikinya.

“Sejak senja sudah kami kerahkan teknisi, banjir selain merusak intake dan IPA juga akses jalan ke intake banyak yang terban, bagadang para teknisi kami memperbaikinya,” ujar Dirut Perumdam Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal menginfokan ke media dan menayangkan di instgaram Perumdam Air Minum Padang, Kamis pagi inim

Seperti diinfokan ada beberapa titik air bersih Perumdam Air Minum tidak lancar yakni Mato Aie, Anak Aie, Belakang Siti Rahmah.

“Ada akses ke Intake yang rusak itu jalannya terban dan akses ditimbun material. longsor yaitu di Palukahan, kapasitas air bersih berhenti total ke rumah masyarakat pelanggan 535 liter per detik,” ujarnya.

Untuk memperbaiki, sampai tengah. malam para teknisi terus bekerja memperbaiki intake yang rusak meski menempuh hujan lebat dan jalan terban.

Perumdam Air Minum Padang merilis ganguan pelayanan dampak Padang diterjang banjir Rabu senja hingga malam :

Data gangguan pelayanan

  1. Tiga Kecamatan mengalami gangguan, Koto tangah, Annggalo dan Kuranjid
  2. Ada 8 intake yang stop operasi dan 7 IPA yang tidak beroperasi di daerah pelayanan utarat
  3. Total kapasitas produksi yang stop di perumda akibat banjir semalam sebesar 535 l/dtj
  4. Jumlah pelanggan yang terdampak akibat kondisi di atas sebanyak 45.000 pelanggan.

“Mohon doakan kami untuk berjibaku memperbaiki kondisi intake dan IPA dampak banjir kemarin,” ujar Hendra Pebrizal. (Rel)

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PT. X Dareh Group dan Polres Dharmasraya Gelar Gerai Vaksinasi Presisi Polri

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam pelaksanaan program pemerintah tentang Vaksinasi, PT. X Dareh Group bekerjasama dengan ...