Minggu , 19 September 2021
Depan - Headline - Badan Dunia Unesco Bahas Persoalan Disabilitas di Padang
Wako Padang pertemuan dengan Unesco
Wako Padang pertemuan dengan Unesco

Badan Dunia Unesco Bahas Persoalan Disabilitas di Padang

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Salah satu Organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kota Padang, Kamis (14/7/2016).

Rombongan yang dipimpin Irakli Khodeli dari Unit Sosial dan Kemanusiaan UNESCO di Jakarta, dengan didampingi Rheizka Aulia selaku Programme Assisten for UNPRPD, SHS unit di organisasi yang menjadi badan khusus di PBB itu, disambut Walikota Padang, H. Mahyeldi  bersama pimpinan SKPD.

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut. Antara lain, memutuskan dan menunjuk Kota Padang sebagai tempat pelaksanaan lokakarya sekaitan dengan disabilitas.

“Sebagaimana nanti akan menghadirkan lebih kurang 300 peserta di Kota Padang, terdiri dari Walikota, Gubernur dan kepala SKPD terkait. Insya Allah kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 27-30 September nanti,” sebut Walikota usai menerima kunjungan tersebut di Ruang Kerjanya di Balaikota Padang.

Mahyeldi melanjutkan, selain itu dalam pertemuan kali ini juga membahas bagaimana Kota Padang nantinya mempresentasikan tentang perjalanan Kota Padang dalam memfasilitasi keberadaan penyandang disabilitas. Baik dari keluarnya Perda hingga sampai adanya kawasan ramah disabilitas.

“Dalam lokakarya itu ada dua topik utama yang dibahas. Pertama adalah hight meeting yaitu agenda pertemuan tingkat tinggi Walikota untuk kota iklusif disertai workshop yang melibatkan peserta lebih banyak lagi. Adapun untuk nara sumber akan menghadirkan dari luar negeri seperti dari Amerika dan beberapa negara lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut Wako menambahkan, di samping itu selanjutnya juga ada nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kota Padang dengan UNESCO tentang iklusi sosial penyandang disabilitas.

“Pada prinsipnya kita di Kota Padang siap untuk melaksanakan agenda ini nanti. Insya Allah beberapa hari ini kita akan membuat SK Panitianya, kemudian juga menyusun agenda-agenda yang lebih detail dengan mengkomunikasikan lebih lanjut dengan tim dari UNESCO. Sehingga acara yang kita rencanakan ini betul-betul berjalan dengan sebaik-baiknya.

DATUAK

IKLAN

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...