Minggu , 19 September 2021
Depan - Spirit - Belanja - Asman Abnur, Dari Pedagang Emas ke Menpan
Asman Abnur bersama Sekretaris DPW PAN Sumbar Taslim Chaniago
Asman Abnur bersama Sekretaris DPW PAN Sumbar Taslim Chaniago

Asman Abnur, Dari Pedagang Emas ke Menpan

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Mungkin bagi masyarakat awam Sumatera Barat (Sumbar), nama H. Asman Abnur, S.E., M.Si. masih terasa asing. Namun, bagi kader Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbar, Anggota DPR RI daerah pemilihan Kepulauan Riau ini sudah menjadi perdebatan. Karena, ada yang menilai penetapan Ali Mukhni yang juga Bupati Padang Pariaman tidak terlepas dari peran Asman Abnur.

iklan Bendera marawa okAsman Abnur adalah representasi PAN masa kepemimpinan Zulkifli Hasan dalam Kabinet Kerja. Hal sama dengan Patrialis Akbar dimasa kepemimpinan Hatta Rajasa, yang juga didapuk sebagai Menkumham di era kabinet SBY. Namun, saat itu Patrialis tidak sendirian, lantaran PAN termasuk pengusung pasangan SBY-Boediono.

Baca juga : KPK Tangkap Suprapto, Ini Permintaan Taslim Pada Gubernur Sumbar

Asman Abnur merupakan putra Minangkabau yang lahir di Kabupaten Padang Pariaman, 2 Maret 1961. Politisi PAN ini dilantik sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menggantikan Yuddy Chrisnandi dalam Reshuffle Kabinet Kerja Jilid II, Rabu (27/7/2016).

Asman lahir dari pasangan H. Aburuddin Hamzah dan Hj. Nurcahya. Ayahnya merupakan seorang pedagang emas di Tanjung Pinang dan Batam.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Asman melanjutkan usaha orang tuanya berjualan emas. Dari usaha ini ia kemudian mengembangkan berbagai macam jenis usaha, diantaranya beberapa unit SPBU, sejumlah restoran, apotek, pusat kebugaran, Bank Perkreditan Rakyat Konvensional dan Syariah serta money changer.

Karena aktif di dunia usaha, ia pernah memegang berbagai posisi penting, diantaranya Ketua HIPMI Batam dan Ketua Kadin Batam. Kini aktivitas bisnisnya merentang antara Batam, Singapura, dan Jakarta.

Asman memulai kariernya di bidang politik dengan menduduki kursi DPRD Kota Batam (1999-2004). Ia kemudian menjabat Wakil Walikota Batam, sebelum akhirnya mengundurkan diri karena ingin mencalonkan diri menjadi wakil rakyat di DPR RI. Pada tahun 2004 ia menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PAN. Di DPR RI ia menjabat Ketua Komisi X dan Ketua Panitia Kerja (Panja) BUMN.

Selanjutnya: Ini Para Menteri Hasil Reshuffle Kabinet Kerja Jilid II

Sebelumnya   [ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]    [ 4 ]  Selanjutnya

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rektor UM Sumbar Dr. Riki Saputra sedang menjelaskan perihal konferensi internasional ICoNTISH kepada para jurnalis dan peserta konferensi pers

Pertama Kali Digelar PT sejak Pandemi Covid-19, UM Sumbar akan Gelar Konferensi Internasional ICoNTISH

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Melakukan penelitian dan menulis merupakan sebuah kewajiban bagi seorang akademisi. Selain itu, ...