Beranda - Headline - Ancaman Terorisme di Covid-19, FKPT Sumbar Berbagi ke Panti Asuhan
Ketua FKPT Sumbar Dr. Zaim Rais menyerahkan bantuan kepada pengurus Rumah Asuh Khairul Ummah Al Islamiyah, Nurbaiti.
Ketua FKPT Sumbar Dr. Zaim Rais menyerahkan bantuan kepada pengurus Rumah Asuh Khairul Ummah Al Islamiyah, Nurbaiti.

Ancaman Terorisme di Covid-19, FKPT Sumbar Berbagi ke Panti Asuhan

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Ancaman global pandemi Covid-19 harus diputus secara maksimal. Walau begitu, kewaspadaaan terhadap berbagai aksi teror juga harus ditingkatkan.

“Cikal bakal terorisme itu dari radikalisme. Dan paham itu tidak bisa lenyap begitu saja oleh wabah Covid-19 ini,” kata Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Barat, di Padang, Sabtu (2/5/2020)

Zaim Rais saat menyerahkan bantuan sembako untuk empat panti asuhan di Padang itu juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ‘serangan’ ajaran radikal.

Zaim mengatakan seperti tahun-tahun sebelumnya, program FKPT di seluruh Indonesia masih dalam bentuk sosialisasi tentang bahasa radikalisme dan terorisme untuk lima bidang yang ada di FKPT.


Artikel Lainnya

loading…


Namun, kata Zaim yang didampingi Sekretarisnya Arsland, karena bersamaan dengan permulaan tahun ini juga terjadi wabah pandemi Covid-19 maka sesuai arahan Kepala Badan Nasional Pananggulangan Terorisme(BNPT) semua kegiatan yang sudah terjadwal sebelumnya terpaksa ditunda sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Maka dalam jeda dan masa PSBB ini, FKPT di seluruh Indonesia diminta ikut serta melakukan kegiatan sosial membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Kita lakukan fundraising untuk mengumpulkan dana buat sembako dan kita bagikan ke panti asuhan,” kata Zaim.

Pengurus Rumah Asuh Khairul Ummah Al Islamiyah di Gunung Pangilun, Nurbaiti menyampaikan terimakasih atas bantuan dari FKPT Sumbar tersebut.

“Ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan anak-anak di panti ini, aak kami ada 18 orang. Beberapa panti memulangkan anak, tetapi kami adalah rumah asuh yatim piatu, praktis mereka tidak bisa pulang ke rumah mereka karena tak ada orang tuanya lagi. Dalam situasi seperti ini agak sulit bagi bagi untuk bergerak mencari donasi,” kata Nurbaiti.

Tadinya rumah asuh itu mengontrak rumah, tapi kemudian ketika bertemu dengan mantan Mendagri Gamawan Fauzi, akhirnya oleh keluarga Gamawan rumah itu dibeli dan sejak itu anak-anak itu mulai tenteram tidak cemas lagi akan pindah karena harus bayar sewa lagi.

“Alhamdulillah pak Gamawan menyerahkan semua uang pensiunnya untuk rumah asuh ini. Tapi meski demikian kami harus terus berusaha mencari donasi untuk mencukupinya,” kata Nurbaiti.

Kabid Media FKPT Sumbar, Heranof Firdaus dalam siaran persnya menyebutkan, bahwa dengan segala keterbatasannya FKPT Sumbar hanya bisa menyerahkan bantuan untuk empat panti asuhan saja di Padang.

“Masing-masing Panti Asuhan Muhammadiyah Anduriang, Panti Asuhan Aisyiah Ampang, Rumah Asuh Khairul Ummah Al Islamiyah Gunung Pangilun dan Panti Asuhan Aisyiah Simpang Pasir Jambak Padang,” kata Heranof Firdaus.

Bantuan itu terdiri dari beras, susu, gula, minyak goreng, telur dan mi instan. Masing-masing diterima oleh para pengurus panti yang didatangi oleh tim FKPT Sumbar, Sabtu pagi. (salih)



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Fachrul Razi

Breaking News, Menag Batalkan Keberangkatan Jamaah Haji

Spiritsumbar.com, Jakarta – Menteri Agama Fachrul Razi memastikan bahwa keberangkatan Jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah ...