Kamis , 23 September 2021
Depan - Berita Pilihan - Ada Parkir Ganda di Kawasan Mandeh

Ada Parkir Ganda di Kawasan Mandeh

Print Friendly, PDF & Email
cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)
cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)

Spirit Sumbar – Seperti sudah diprediksi, persoalan parkir bakal menjadi bom waktu di objek wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Baca: Eloknya Sungai Gemuruh Dibalik Hutan Manggrove

Persoalan ini akhirnya mengemuka melalui media sosial, yang diposting oleh perantau Pesisir Selatan, Dr. Ahmad Kosasih, Minggu (10/7/2016). Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) ini mengeluhkan tarif parkir yang mesti dibayar dua kali, alias masuk bayar keluar bayar.

“Sekali lagi. KAWASAN MANDEH, Onde mande. Sayang disini terjadi dualisme dlm penguasaan parkir. Ada yg resmi dari Pemkab tapi ada pula yg merasa pemilik tanah shg mrk minta parkir masuk dan parkir keluar, artinya 2 kali bayar pdhal petugasnya orang itu juga, sy jadi bingung. Tolong tertibkan ini. Ini yg akan merusak Citra daerah kita. Krn saya juga Putra Pessel. Terima Kasih ats perhatiannya,” ujarnya melalui coretan status di media sosial facebook.

Postingan ini langsung mendapat komentar Zulhendri Chaniago yang berharap adanya perhatian dari pihak Pemkab Pessel. “Tlg …., Sekda Pessel Perhatikan dan tindak lanjuti Testimoni dari Putra Pessel ini, …yg lagi berdarmawisata di Kawasan Madeh onde Mande…..parkir kok bayar duo xx….,” tulisnya.

Baca: Indahnya Hamparan Pulau dari Bukit Ransam

Tak ingin kalah, Romy Sastra juga mengemontari agar persoalan ini tidak semakin melebar. “Betul itu wan. DR Ahmad Kosasih kritik uwan membangunkan tidurnya dinas pariwisata dan tokoh masyarakat dan pemuda di lokasi itu tu. Supaya jangan terjadi caos kepentingan nanti tu di kemudian hari,” ujarnya.

Begitu juga Dodirahmatulikhlas yang menyindir Pemkab Pessel lamban menyikapi persoalan parkit ini. Padahal Pessel telah menjadi kawasan potensial sebagai destinasi wisata. “Mmg seharusnya pemerintah khususnya pemda Pessel harusà sdh menetapkan regulasi perpakiran di kawasan wisata di Pessel kanda Zulhendri Chaniago…..krn mmg setiap event yg terjadi di kawasan wisata justru tarif parkir dan harga makanan menjadi momok bagi wisatawan yg datang. Krn tarif dan harga sdh tdk masuk akal…..Jg hal sepele ini membuat para wisatawan jadi enggan datang lagi ke Pessel,” tulisnya.

DATUAK

IKLAN

Profil Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Bupati Pessel : Keterbukaan Informasi Tak Bisa Ditawar

SPIRITSUMBAR.com, Painan – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, membuka acara bimbingan teknis (Bimtek) pemeringkatan ...