Aset Bank Nagari kian berkembang dan sampai dengan tahun 2023 sudah mencapai Rp 32,07 triliun, atau meningkat 6,55% dari tahun sebelumnya.
Posisi kredit dan pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp 24,03 triliun, atau tumbuh 6,94% dari tahun sebelumnya.
Hal ini juga disokong oleh penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang posisinya sudah mencapai Rp 25,95 triliun atau meningkat 5,64% dari tahun sebelumnya.
Kinerja Bank Nagari yang baik tercermin dari rasio-rasio keuangan utamanya yaitu rasio NPL 1,98 % lebih baik dari tahun sebelumnya 2,21 %, rasio CAR 21,68 %, meningkat dari tahun 2022, Return on Asset (ROA) 2,21 %.
Return on Equity (ROE) 15,47 %, Net Interest Margin (NIM) 6,46 % atau di atas 6%, masih tergolong tinggi dibandingkan dengan rata-rata NIM BPDSI yang berada di kisaran 5%.
Rasio BOPO 78,88 % lebih efisien dari tahun sebelumnya 81,45 %. Loan To Deposit Ratio (LDR): 92,62 %, masih berada dalam rentang tresshold perbankan.
Gusti menyampaikan, produk dan layanan berbasis digital Bank Nagari terus dikembangkan dan semakin diminati nasabah.