Beranda - Info Terkini - Yaksaf: Hadapi Kendala Dengan Kearifan
Yaksaf

Yaksaf: Hadapi Kendala Dengan Kearifan

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar –  Lain lubuk lain pula ikannya, lain ladang lain belalang. Selain menggambarkan tentang aturan adat istiadat yang berlaku di suatu daerah, pepatah ini juga bisa di sinkronisasikan sebagai contoh karakter pemimpin yang memiliki kinerja unik serta bervariasi.

Demikianlah, gambaran pola pikir yang tertutur oleh Drs. Yaksaf, Kepala SMPN 3 Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, di ruang kantornya, Rabu (13/1).

Ia menyebut, dalam memimpin dan mengorganisir laju proses perkembangan mutu pendidikan dibutuhkan keterampilan dan inovasi cemerlang, demi target bermutu dan berkualitas. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk menghadapi kendala-kendala menghadang. Namun, berkat kearifan didukung dengan kebersamaan para pendidik (guru), semua rintangan, kendala maupun beban akan terasa ringan. Jika memang niat untuk mengayomi pendidikan ke arah lebih baik di berdayakan secara bersama.

“Kita tidak terhenti pada satu titik, akan tetapi bagaimana semua element yang ada, mampu kita rangkul untuk menciptakan hasil terbaik. Apakah itu gurunya, peserta didik dan orang tua siswa harus kita rangkul. Sebab tugas ini bukanlah tugas individu melainkan tugas bersama. Yang terpenting kita juga harus komit dan fokus pada titik-titik yang akan di capai,” jelas Yaksaf kepada Spirit Sumbar.

Seiring tujuan komunikasi yang disampaikannya, beberapa bulan lagi siswa-siswi akan menghadapi ujian nasional. Tentu suatu tugas penting bagi kepala sekolah dalam menggerakan kinerja tenaga pendidik supaya para siswa SMPN 3 Batangkapas sukses melewati kesulitan-kesulitan berbagai macam ragam soal. Alhasil,  meningkatnya mutu, bisa jadi sekolah tersebut diidamkan para calon peserta didik oleh masyarakat setempat pada masa penerimaan siswa baru juni 2016 mendatang.

Untuk mengupayakan hasil optimal, tambah Yaksaf, umumnya, kelas IX yang akan mengikuti ujian nasional wajib di berdayakan proses pembelajaran terpadu dan terarah. “Kita akan bekerja meningkatkan kemampuan SDM anak-anak sesuai dengan kisi-kisi. Bagaimanapun, kisi-kisi itu adalah panduan atau rambu-rambu agar mereka tidak sesat. Inilah tugas guru dalam membimbing serta mengevaluasi perkembangan peserta didik,” ujarnya.

NIKO

Download : Buku 2 Pedoman PK Guru

Klik kami di facebook, halaman fb: Spirit Sumbar

Video kami di Youtube : Situs Berita

Halaman G+: Situs Berita

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dalam Satu Malam, Dua Pengedar Narkoba Diciduk Polres Dharmasraya

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam satu malam anggota Satuan Resnarkoba Polres Dharmasraya, mengamankan dua orang yang ...